POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Memperkuat sinergitas dan sistem pendukung untuk Sentra Gakkumdu pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Bali berkunjung ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Selasa (12/9/2023). Dalam audiensi tersebut, Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna; didampingi dua anggota yakni I Nyoman Gede Putra Wiratma dan Gede Sutrawan. Rombongan diterima Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Narendra Jatna; didampingi Asisten Pidana Umum (Aspidum), Nislianudin; dan Kasi Tindak Pidana Keamanan Negara, Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Lainnya, I Bagus Putra Gede Agung.
Dalam pertemuan itu Suguna menjelaskan audiensi ini dalam rangka menjalin sinergitas antarlembaga, yakni Bawaslu dan Kejati, yang bergabung dalam Sentra Gakkumdu. Koordinasi dilakukan guna mendukung fungsi penegakan tindak pidana pemilu pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.
“Kunjungan ini kami lakukan untuk membangun sinergitas di Gakkumdu, guna memperkuat fungsi penindakan sebagai upaya mewujudkan keadilan dalam penegakan hukum Pemilu,” papar Suguna.
Menanggapi pemaparan Suguna, Narendra Jatna menyambut positif dan mendukung penuh langkah Bawaslu memperkuat Sentra Gakkumdu. Berkaca dari historis kerja sama Kejati dan Bawaslu dalam wadah Sentra Gakkumdu yang terjalin baik, dia berujar untuk tahun ini Kejati akan menyiapkan Posko Pemilu. Hal itu sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini terhadap ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan pada setiap tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. “Kami mendukung penuh langkah Bawaslu Bali dalam upaya penguatan Sentra Gakkumdu,” jaminnya.
Lebih jauh disampaikan, dalam waktu dekat Kejati Bali akan menginisiasi pertemuan dengan Bawaslu, KPU, dan Polda Bali guna membahas persiapan, tantangan dan potensi permasalahan yang dapat mengusik perjalanan Pemilu dan Pilkada. “Dalam pertemuan nanti, akan kita identifikasi potensi-potensi kerawanan pada Pemilu dan Pilkada sesuai dengan karakteristik masyarakat di Bali,” ungkap Narendra memungkasi. hen
























