Bapas Karangasem Segera Luncurkan “Wayan Jempolan”

  • Whatsapp
KEPALA Bapas Karangasem, I Kadek Dedi Wirawan. Foto: nad
KEPALA Bapas Karangasem, I Kadek Dedi Wirawan. Foto: nad

KARANGASEM – Balai Pemasyarakatan (Bapas Karangasem) segera meluncurkan program “Wayan Jempolan” yang merupakan akronim dari Waktu Pelayanan Jemput Bola Laporan dan Bimbingan Terhadap Klien Pemasyarakatan Binaan Bapas. Program yang akan dijalankan mulai Maret 2021 ini merupakan salah satu upaya dalam eksistensi tupoksi peran Bapas, karena selama ini banyak yang belum paham apa dan bagaimana peran Bapas di masyarakat. Hal itu diutarakan Kepala Bapas Karangasem, I Kadek Dedi Wirawan, Senin (22/2/2021).

Menurut Wirawan, lembaganya mewilayahi tiga kabupaten yakni Kabupaten Karangasem, Klungkung, Bangli. Kata dia, Bapas baru kali pertama meluncurkan program “Wayan Jempolan” yang memberi apresiasi kepada masyarakat, khususnya kepada klien pemasyarakatan yang melaksanakan bimbingan di Bapas Karangasem.

Bacaan Lainnya

“Kenapa dilakukan jemput bola, karena melihat situasi pandemi saat ini. Memang kita bisa melalui video call, hanya saja bersentuhan atau kontak fisik ada pemasyarakatan,” ujarnya.

Jika terus melakukan video call, sambungnya, Bapas tidak akan mengetahui di mana posisi kliennya. Melihat situasi dan juga jarak, jelasnya, maka Bapas membuat program “Wayan Jempolan” tersebut, tentu dilengkapi dengan prosedur standar operasionalnya juga.

Cara memanfaatkan layanan tersebut, urainya, klien akan mendaftar sehari sebelumnya, dan Bapas menginformasikan melalui pembimbing kemasyarakatan, melalui media sosial, dan berkoordinasi dengan tempat pelaksanaan kegiatan. Tempat pelaksanaan kegiatan adalah di pos di desa-desa yang sudah diresmikan Menteri. Di sana klien akan diberi bimbingan, yang untuk wilayah Karangasem dipusatkan di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Selat. Untuk di Klungkung yakni di Kota Klungkung dan di Nusa Penida’ sedangkan di Bangli di Kota Bangli dan di Kecamatan Kintamani.

Baca juga :  Terlilit Hutang, Apel Nekat Bobol Toko

“Itu tidak serta merta monoton, nanti kami akan melihat perkembangan situasi kondisi klien yang bersangkutan. Jika di kecamatan lainnya banyak, kami akan membuat pos di kecamatan tersebut,” ujarnya seraya menyebut memiliki 155 klien yang ditangani. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.