Astaga! Sehari Bali Tambah 103 Orang Positif Covid-19, Jembrana Terbanyak

  • Whatsapp

DENPASAR – Kasus positif covid-19 di Bali terus menunjukkan tren meningkat dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, Minggu (22/11/2020) melonjak drastis hingga tiga digit yakni sebanyak 103 orang atau 42 orang lebih banyak dari pasien sembuh yang berjumlah 61 orang.

Dipantau melalui situs resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, dari 103 orang yang terpapar covid-19 (98 transmisi lokal dan 5 PPDN), tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali, dimana Kabupaten Jembrana menjadi penyumbang terbanyak 37 orang. Disusul Denpasar dan Gianyar masing-masing 17 orang, Badung 13 orang, Karangasem 7 orang.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, Kabupaten Bangli yang empat hari beruntun nihil tambahan kasus positif baru, kali ini mendapatkan tambahan 4 orang. Buleleng juga 4 orang, Tabanan 3 orang. Terakhir, Kabupaten Klungkung yang juga sempat nihil sehari sebelumnya, mendapat tambahan 1 orang. Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali sampai saat ini berjumlah 13.263 orang.

Sementara 61 pasien yang dinyatakan sembuh tersebar di delapan kabupaten/kota di Bali kecuali Kabupaten Bangli. Denpasar mencatatkan jumlah pasien sembuh terbanyak 23 orang, disusul Badung dan Gianyar masing-masing 11 orang, Karangasem (6), Klungkung (3), Tabanan (3), Buleleng (2) dan Jembrana (2).

Baca juga :  Pentingnya Imunisasi Anak di Masa Pandemi Covid-19

Secara kumulatif, total pasien covid-19 di Bali yang telah sembuh menjadi 12.092 orang (91,17%), dengan rincian 12.065 WNI dan 27 WNA. Di hari yang sama, juga ada kabar duka, dimana satu pasien yang merupakan warga Buleleng dinyatakan meninggal dunia. Dengan demikian, kini jumlah pasien yang sudah meninggal dunia karena covid sebanyak 411 orang (3,10%) dengan rincian 400 WNI dan 3 WNA.

Semakin dominannya tambahan kasus positif baru belakangan ini, secara langsung menambah jumlah kasus aktif (pasien dalam perawatan). Hari ini kasus aktif bertambah 41 orang, sehingga menjadi 760 orang (5,73%) yang tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Untuk menekan penularan covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat Bali meningkatkan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dimanapun berada. Karena Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak menjadi kunci utama dalam pengendalian dan pencegahan virus yang berawal terjadi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut.

Ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.