GIANYAR – Mendukung kegiatan pendidikan berkarakter sejak dini di Kabupaten Gianyar, Ketua TP PKK Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE), gambelan baleganjur, alat mewarnai di TK Negeri Hindu Widya Kumara, Desa Bukian, Payangan, Jumat (5/3/2021).
Turut hadir Ketua WHDI Gianyar, Diana Dewi Agung Mayun; Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gianyar, Dwikorawati Wisnu Wijaya; Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Wayan Sadra; serta Kepala Desa Bukian, I Made Junarta.
Sebelum diubah menjadi TK Negeri pada tahun 2017, TK Negeri Hindu Widya Kumara merupakan TK swasta yang didirikan pada tahun 2006 dengan nama TK Widya Kumara. Kini TK tersebut mempunyai delapan guru tidak tetap dan 76 siswa.
I Wayan Sadra melaporkan, bantuan ini merupakan lanjutan dari bantuan pada pengadaan tahun 2020 seperti APE, gambelan baleganjur, alat mewarnai, tumbler, lemari, rak sepatu, laptop, printer dan lainnya. Saat itu secara simbolis diserahkan di kantor Dinas Pendidikan oleh Surya Adnyani Mahayastra pada akhir tahun 2020. Karena pandemi Covid-19, bantuan tersebut belum diserahkan kepada TK negeri yang ada di Gianyar.
Khawatir terjadi penimbunan barang, sambungnya, maka barang itu didistribusikan secara bertahap untuk 13 TK negeri yang ada di Gianyar. “Ini adalah kegiatan safari lanjutan Ibu Bupati bersama Disdik terkait penyerahan bantuan APE, baleganjur, tumbler, pakaian seragam, alat drum band, termasuk ada beberapa barang yang sekalian diserahkan. Bantuan bervariasi, bergantung kebutuhan dari TK tersebut,” jelasnya.
Surya Adnyani Mahayastra mengapresiasi kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan secara virtual/daring oleh TK Negeri Hindu Widya Kumara. Meski berat dilakukan oleh anak-anak TK, berkat pendampingan orangtua kegiatan bisa berjalan dengan baik.
Dia berharap vaksinasi segera bisa diberikan kepada guru-guru untuk persiapan pembelajaran tatap muka, yang perlu memperhatikan seluruh aspek. Tidak hanya di pemerintahan, tapi juga guru dan pihak sekolah agar menerapkan protokol kesehatan di sekolah masing-masing. Pun mengawasi anak-anak lebih ekstra.
“Saya mengingatkan masyarakat agar menaati protokol kesehatan, sehingga harapan Bupati Gianyar untuk membuka belajar tatap muka bisa terwujud,” ajaknya. adi























