TANGERANG – Dua atlet wushu Anasera Zahraa Haryoso dan Rainer Renaldy Ferdiansyah kembali menambah pundi-pundi medali emas Kontingen Indonesia di Kejuaraan Dunia Wushu Junior (WJWC) 2022, di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (9/12/2022).
Anasera Zahraa yang akran dipanggil Rara menjadi yang terbaik di nomor taolu qiangshu kelompok junior C putri dengan mengumpulkan 9,106 poin. Bagi Rara, ini merupakan emas kedua setelah sebelumnya atlet asal Pengkab WI Klungkung, Bali itu menjadi yang terbaik di nomor taolu changquan kelompok junior C putri.
Sementara Rainer menyabet emas pada nomor taijijian kelompok junior A putra dengan mengantongi 8,800 poin. Rainer sebelumnya juga tercatat sebagai peraih emas pertama Kontingen Indonesia pada Selasa (6/12/2022) lalu.
Mengomentari raihan 2 medali emas Rara, Pembina Wushu Pengkab WI Klungkung Edy Kurniawan mengaku sangat bangga. ”Pastinya saya sangat bangga, Rara bisa mengharumkan nama Indonesia. Nama Bali juga, kabupaten Klungkung khususnya secara otomatis terangkat,” ucapnya saat dikonfirmasi posmerdeka.com.
Edy Kurniawan pun beharap, Rara tidak cepat merasa puas karena perjalanannya ke jenjang lebih tinggi masih panjang. Sebaliknya prestasi ini harus dijadikan penambah motivasi untuk mengejar prestasi lebih tinggi lagi.
Terlebih, Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto menyebutkan, ajang kejuaraan dunia junior ini menjadi langkah awal ke-23 atlet di Timnas Wushu Indonesia menuju Olimpiade 2032.
Rasa Bangga juga dilontarkan Ketua Umum Pengprov WI Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih. Betapa tidak, Rara yang menjadi satu-satunya wakil Bali di kontingen Indonesia sukses menyumbang 2 medali emas yang secara otomatis ikut mendongkrak melewati target raihan medali emas yang dibebankan PB WI.
”Kami di Pengprov WI Bali pastinya siap mengawal dan mendukung prestasi Rara sampai ke jenjang lebih tinggi. Mudah-mudahan Rara bisa tembus ajang Olimpiade,” kata Pratksa Linggih seraya berharap atlet-atlet wushu Bali lainnya termotivasi dengan raihan prestasi luar biasa Rara.
Selain tambahan dua emas dari Rara dan Rainer, Timnas Wushu Indonesia, Jumat (9/12) juga menambah dua perunggu melalui Bradley Jason dari nomor gunshu kelompok junior C putra.
Kemudian pada nomor sanda, Indonesia meraih perunggu setelah satu-satunya atlet Indonesia, Denis Darmawan mengalami kekalahan saat menghadapi atlet Vietnam, Hua Van Doan di semifinal kelas 52kg putra junior.
Dengan hasil ini, Indonesia untuk sementara masih bertengger di posisi pertama dalam perolehan medali dengan mengumpulkan 9 emas, 2 perak, 4 perunggu. Raihan 9 emas ini melampaui target yang sebelumnya hanya dipatok meraih 6 medali emas.
Sementara, Kontingen China masih membuntuti di urutan kedua dengan 7 emas, 1 perunggu. Kontingen Iran menyodok ke posisi ketiga dengan 6 emas, 1 perak, 4 perunggu. Hong Kong di urutan keempat dengan 4 emas, 7 perak, 6 perunggu. Lalu Jepang di posisi kelima dengan 4 emas, 2 perak, 1 perunggu. yes
























