Anak Winasa Tumbangkan Kembang, Paket Tepat Kuasai 4 Kecamatan

  • Whatsapp
I Nengah Tamba dan I Gede Ngurah Patriana Krisna saat di posko KJM. Foto: man
I Nengah Tamba dan I Gede Ngurah Patriana Krisna saat di posko KJM. Foto: man

JEMBRANA – Target sapu bersih PDIP di Pilkada 2020 harus “ternoda” di Jembrana. Paslon yang diusung PDIP bersama Hanura, I Made Kembang Hartawan-I Ketut Sugiasa (Bangsa) ditumbangkan penantang, Nengah Tamba-Patriana Krisna (Ipat). Kemenangan ini cukup mengejutkan, mengingat Ipat yang juga anak mantan Bupati Jembrana, I Gde Winasa, termasuk pendatang baru dalam kancah politik di Jembrana.

Pasangan Tamba-Ipat (Tepat) yang diusung 13 partai dalam Koalisi Jembrana Maju (KJM) menguasai empat dari lima kecamatan yang ada di Jembrana. Penghitungan sementara dari berbagai sumber, paslon Tepat menang di empat kecamatan dengan selisih 4 persen lebih. Paslon Tepat mendulang 94.188 suara (52,03 persen) dan paket Bangsa 86.831 (47,97 persen). Di Kecamatan Melaya, Tepat memperoleh suara 17.762 (50,68 persen), sementara Bangsa 17.282 (49,32 persen). 

Bacaan Lainnya

Di Kecamatan Negara, Tepat memperoleh 27.489 suara (55,94 persen) dan Bangsa 21.653 (44,06 persen), Kecamatan Jembrana Tepat memperoleh 19.124 suara (52,53 persen) dan Bangsa 17.280 suara (47,47 persen), di Kecamatan Mendoyo Tepat memperoleh 21.836 suara (52,39 persen) dan Bangsa 19.846 suara (47,61 persen). Sementara untuk di Pekutatan, paket Tepat hanya 7.977 (42.55 persen) dan Bangsa 10.770 (57,45 persen).

Baca juga :  Kabar Baik, Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bali Tembus 88,21%, Meninggal Turun hanya 1 Orang

Nengah Tamba dan Ipat mengatakan, kemenangan Tepat dalam Pilkada Jembrana 2020 merupakan kemenangan masyarakat Jembrana yang menginginkan adanya perubahan. Mereka berharap setelah kemenangan ini semua bersama-sama membangun Jembrana. “Kami tidak akan merayakan kemenangan dengan euforia, cukup dengan sembahyang bersama di masing-masing kecamatan. Apalagi sekarang lagi pandemi, kita harus menjaga,” kata Tamba.

Ipat menambahkan, kemenangan yang diperoleh berkat gotong royong dan kerja ikhlas. Karena itu, dia berharap semua pihak juga bisa bergotong royong membangun Jembrana lebih baik. “Kami ingin mengembalikan kejayaan Jembrana,” tegasnya. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.