Alur Tukad Unda Menyempit, Wabup Artha Dipa segera Tindaklanjuti Laporan Warga

  • Whatsapp
WABUP Karangasem, I Wayan Artha Dipa, didampingi pejabat lainnya saat mengecek kondisi Tukad Unda di wilayah Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Senin (28/4/2021). foto: ist

KARANGASEM – Menindaklanjuti laporan salah satu banjar adat di Kecamatan Sidemen terkait penyempitan alur Tukad (Sungai) Unda, Wakil Bupati (Wabup) Karangasem, I Wayan Artha Dipa; didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan, I Made Suama; bersama Kepala Dinas PUPR Karangasem, I Nyoman Sutirtayasa, turun mengecek kondisi sebenarnya di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Rabu (28/4/2021).

Warga sekitar sungai melapor ke Dinas PUPR, karena takut dampak yang ditimbulkan oleh penyempitan ruas alur Sungai Unda akan mengakibatkan banjir. Alur sungai yang ada sejak puluhan tahun itu juga sebagai alur yang dilalui material ketika lahar dingin Gunung Agung melintas dari hulu ke hilir.

Bacaan Lainnya

Wabup Artha Dipa membenarkan adanya penyempitan terjadi di kawasan Tukad Unda tersebut. Dia berujar, penyebab penyempitan ruas alur sungai karena pemilik tanah atas nama Gusti Ayu Alit Sukawati, selaku pengelola sebuah vila milik wisatawan Australia, membuat senderan melebihi tanah hak milik.

Warga sekitar merasa tidak nyaman atas penyempitan sungai tersebut. Setelah dibahas dan mengumpulkan info terkait permasalahan tersebut, Artha Dipa berkata Pemkab akan mengkaji lebih lanjut sesuai aturan.

Baca juga :  PSSI Pusat Tak Mempermasalahkan Asprov Tidak Menggelar Liga 3 dan Piala Soeratin

“Penyempitan bentang sungai adalah suatu tindakan yang melanggar hukum. Kami akan kaji hal itu, dan bertindak cepat sebelum hal ini menimbulkan permasalahan lainnya,” janjinya.

Lebih jauh diutarakan, selain menarik wisatawan untuk berinvestasi, pemerintah juga berkewajiban untuk menyelamatkan alam. Mengatasi masalah penyempitan ruas alur sungai itu, dia menyebut akan merapatkan dan menggali informasi kebenarannya lebih dahulu.

“Kami juga akan memastikan semua investor yang masuk ke Kabupaten Karangasem mendapat perlindungan hukum dari Pemerintah Kabupaten Karangasem,” serunya menandaskan. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.