Akses Menuju Kota Tabanan Ditutup Setiap Malam

  • Whatsapp
PERSONEL gabungan di Tabanan melaksanakan penyekatan di beberapa titik lokasi, termasuk yang menuju ke arah Kota Tabanan pada malam hari. foto: ist

TABANAN – Sejak penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali, Tabanan kian menggencarkan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19. Personel gabungan dari Polres Tabanan, Kodim 1619/Tabanan, dan Satpol PP Tabanan, melaksanakan penyekatan di beberapa titik lokasi, termasuk yang menuju ke arah Kota Tabanan. Penyekatan yang menuju ke arah Kota Tabanan dilakukan pada malam hari, mulai sekitar pukul 20.00 Wita.

Penyekatan juga dilakukan di depan Pospol Adipura, Tabanan. Personel gabungan bergerak melakukan penyekatan dan mengimbau masyarakat yang melakukan usaha ataupun aktivitas seperti warung, supermarket, dan tempat-tempat lainnya yang berpotensi terjadi kerumunan agar segera tutup pada malam itu, sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya

Kabag Ops. Polres Tabanan Kompol I Nengah Sudiarta mengatakan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, pemerintah telah memberlakukan PPKM Darurat Jawa-Bali. ‘’Mari kita sadari akan bahaya Covid-19. Jangan pernah meremehkan. Ikuti semua peraturan pemerintah, terutama saat ini tentang protokol kesehatan. Akses jalan menuju Kota Tabanan saat ini kami tutup mulai pukul 20.00 Wita, untuk mencegah kemungkinan ada oknum-oknum yang membandel dan tidak menaati aturan PPKM darurat,” ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Baca juga :  Seorang lbu Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Subak Yeh Tengah

Ratusan kendaraan juga telah diputar balik, untuk mengurangi aktivitas masyarakat di dalam Kota Tabanan. Masyarakat diharapkan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, dan mendukung PPKM Darurat Jawa-Bali, guna memutus mata rantai penyebaran Covid19, sehingga dengan harapan masyarakat pun bisa beraktivitas normal kembali.

Sementara Pemkab Tabanan bersama Forkopimda Tabanan pun melaksanakan patroli gabungan, dalam rangka pemantauan penerapan PPKM darurat. Kegiatan tersebut dipimpin Sekda Tabanan I Gede Susila bersama Kapolres Tabanan, Dandim 1619/Tabanan, dan para penjabat Operasi Amanusa II. Personel yang dilibatkan, antara lain dari Polri, TNI, kejaksaan, satpol PP, dishub, dan BPBD Tabanan.

Tim gabungan bergerak dan melaksanakan tugas, dengan penekanan agar melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran prokes. Hal itu mengacu dari Inmendagri Nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat, SE Gubernur Bali Nomor 09 tahun 2021 tentang PPKM Darurat, dan SE Bupati Tabanan Nomor: 517/10/BPBD tentang PPKM Darurat.

Lokasi yang disasar ketika itu, di seputara Kota Tabanan dan Kediri. Hasil dari kegiatan tersebut, ada 12 teguran lisan kepada pemilik usaha yang melewati aturan jam tutup, empat denda karena tidak memakai masker, dan ada juga dengan pemanggilan ke Kantor Satpol PP Tabanan, karena ada tempat usaha yang masih buka lewat jam yang telah ditentukan. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.