85 Persen SMP Swasta di Denpasar Masih Buka SPMB

MASYARAKAT saat melakukan pendaftaran murid baru di SMP Sapta Andika Denpasar. Foto: ist
MASYARAKAT saat melakukan pendaftaran murid baru di SMP Sapta Andika Denpasar. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Sekitar 85 persen sekolah swasta jenjang SMP di Kota Denpasar masih membuka penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027. Masih dibukanya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) karena belum terpenuhinya kuota siswa baru.

Persentase angka tersebut menurut laporan yang diterima Persatuan Sekolah Swasta Kota Denpasar (Perswada). Berdasarkan data, sekolah swasta di Denpasar yang tergabung dalam Perswada sebanyak 45 sekolah.

Read More

Ketua Perswada, I Gede Eka Nuryada, S.T., M.Pd., pada Minggu (5/7/2026) mengatakan, sekolah swasta di wilayahnya sudah ada membuka SPMB sejak akhir tahun 2025. Menurutnya, sebagian satuan pendidikan telah menutup pendaftaran karena sudah terpenuhinya kuota peserta didik baru.

‘’Dari hasil pemantauan kami masih banyak sekolah swasta di tingkat SMP yang masih menunggu limpahan SPMB negeri. Karena Masyarakat atau orang tua masih mempercayai negeri untuk menyekolahkan anaknya,’’ katanya.

Secara persentase, jelas dia, masih ada sekitar 85 persen sekolah swasta tingkat SMP yang belum menutup proses pendaftaran karena belum terpenuhi daya tampung murid baru. ‘’Ini persentase sementara yang kami lihat, karena SPMB itu masih akan tetap dibuka sampai ujung atau sampai murid masuk tahun ajaran baru. Jika memang kuotanya belum terpenuhi,’’ ucapanya.

Eka Nuryada yang juga Kepala SMP Sapta Andika Denpasar ini mengatakan, Perswada berupaya untuk meminimalisir adanya penutupan sekolah swasta karena tidak menerima murid atau penurunan jumlah siswa dengan berbagai cara. Salah satu cara yang kini dilakukan oleh Perswada adalah melakukan inovasi dan berbagi praktik baik dalam peningkatan mutu.

Perswada belum lama ini menggelar Workshop Kurikulum dan Penguatan Kurikulum SMP Kota Denpasar tahun 2026 di Denpasar. Workshop mengangkat tema “Berani Membangun Pembelajaran Mendalam yang Bermakna, Adaptif, dan Berkualitas’’. Diharapkan hasil dari workshop ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah swasta.

‘’Saling menguatkan, itu yang bisa kami lakukan agar tahun ini tidak ada sekolah swasta yang menutup sekolahnya karena tidak menerima siswa,’’ pungkasnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.