66 Penumpang KM Dharma Rucitra III Selamat, Puluhan Kendaraan Masih Terjebak di Kapal

  • Whatsapp
KM Dharma Rucitra III diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung, menyebabkan sejumlah kendaraan terjebak di dalam kapal. Foto: ist
KM Dharma Rucitra III diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung, menyebabkan sejumlah kendaraan terjebak di dalam kapal. Foto: ist

KARANGASEM – Terkait KM Dharma Rucitra III diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung, menyebabkan sejumlah kendaraan terjebak di dalam kapal. Di antaranya, 10 unit truk besar, 3 unit truk sedang, 3 unit kendaraan kecil, 8 unit tronton dan 5 unit roda dua.

Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, S.E., M.AP., mengatakan bahwa KM Dharma Rucitra III mengangkut 66 orang, yang terdiri dari 43 orang penumpang, 5 orang pedagang di kapal  dan 18 ABK. “Seluruh POB terevakuasi dalam keadaan selamat dan langsung melakukan pengecekan kesehatan oleh pihak KP3 Pelabuhan Padangbai,” jelas Darmada.

KM Dharma Rucitra III diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung hingga mengakibatkan kapal dalam posisi miring ketika tiba di Pelabuhan Padangbai, pukul 21.50 Wita. Kapal dengan bobot 1.444 gross ton itu sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Lembar, Lombok pada hari Jumat (12/6) sekitar pukul 17.30 Wita. Berdasarkan laporan kronologis yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), dugaan sementara kapal naas tersebut  bocor kurang lebih pada pukul 21.20 Wita.

Baca juga :  PKKMB Universitas Udayana Berlangsung Secara Daring Diikuti 5.762 Mahasiswa Baru

Saat melakukan manuver untuk sandar kapal tersebut mengalami kemiringan, kemudian air laut mulai masuk ke lambung kapal dan ketika hampir berhasil sandar kapal mengalami kegagalan mesin, sehingga lambung kapal menyentuh dasar dermaga dan miring ke sebelah kanan

Gede Darmada bersama Kepala Seksi operasi Basarnas Bali mendatangi langsung tempat kejadian dan memastikan seluruh POB telah terevakuasi dan melihat kondisi kapal yang saat itu sudah 50% tenggelam. “Penyebab kapal alami kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwenang,” tutup Darmada. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.