Tiga Desa di Jembrana Bersiap Pilkel

  • Whatsapp
KADIS PMD Jembrana, Gede Sujana. Foto: man
KADIS PMD Jembrana, Gede Sujana. Foto: man

JEMBRANA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jembrana, Bali mulai menyiapkan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak di tiga desa di Jembrana. Meski pelaksanaan sudah diagendakan pada Mei 2021, tapi hingga saat ini belum dipastikan tanggal pastinya. Hal tersebut diungkapkan Kadis PMD Jembrana, Gede Sujana, belum lama berselang.

Sujana berkata segala sesuatu terkait Pilkel mulai dipersiapkan. Antara lain penyusunan jadwal sementara serta sosialisasi di tahap awal sebelum masing-masing desa tersebut membentuk panitia.

Bacaan Lainnya

Tiga desa yang akan memilih perbekel baru tersebut yakni Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan; Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana; dan Desa Nusasari, Kecamatan Melaya. Kendati waktu pastinya belum ditetapkan, dia menyebut sesuai perencanaan akan dilaksanakan tanggal 22 Mei.

“Tapi ini baru direncanakan saja. Nanti kami akan pastikan setelah panitia pemilihan di masing-masing desa terbentuk,” terangnya.

Bila berkaca dari jadwal sementara yang dirancang, Sujana menyebut instansinya menyiapkan tahapan pencalonan pada akhir Maret. Dalam pemilihan nanti, sesuai dengan ketentuan, setiap desa wajib ada dua orang calon dan maksimal lima orang. Bila calon kurang dari dua atau hanya satu orang, maka pendaftarannya akan diperpanjang.

Baca juga :  Update Covid-19 di Bali: Meninggal Bertambah 4, Kasus Positif 174, Sembuh 117 Orang

Namun, seandainya pendaftar lebih dari lima orang dan seluruhnya memenuhi syarat, panitia akan mengadakan seleksi tambahan. “Karena dalam ketentuan tidak boleh calon lebih dari lima orang,” tegasnya

Sesuai aturan, sekarang perbekel yang menjabat dua periode masih bisa mencalonkan diri kembali. Yang dilarang adalah ada perbekel yang menjabat selama tiga kali periode tidak boleh ikut lagi. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.