POSMERDEKA.COM, BANGLI – Bertepatan dengan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 2.088 narapidana (napi) dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangli, menerima remisi umum dan remisi dasawarsa.
Upacara penyerahan remisi diselenggarakan pada Minggu (17/8/2025), di Rutan Bangli. Turut hadir Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati I Wayan Diar, serta jajaran Forkopimda Bangli.
Pada kesempatan itu, Bupati Bangli membacakan sambutan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dalam sambutannya, dia menyampaikan, pemberian remisi adalah bentuk apresiasi dan penghargaan bagi para narapidana yang menunjukkan dedikasi, prestasi, dan disiplin tinggi dalam mengikuti program pembinaan. “Remisi adalah apresiasi bagi mereka yang bersungguh-sungguh mengikuti program pembinaan. Jadikan ini sebagai motivasi untuk selalu berperilaku baik, dan mematuhi aturan yang berlaku,” pesannya.
Pemberian remisi di Rutan Bangli terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu remisi umum dan remisi dasawarsa, serta diklasifikasikan berdasarkan jenis kasus. Sebanyak 153 orang menerima remisi umum, 169 orang menerima remisi dasawarsa alias remisi khusus setiap 10 tahun sekali, dan empat orang langsung bebas. Untuk remisi di Lapas Narkotika, sebanyak 849 orang menerima remisi umum, dan 902 remisi dasawarsa, serta 11 orang langsung bebas.
Menurut Karutan Bangli, Dedi Nugroho, ada beberapa syarat utama bagi narapidana untuk bisa mendapat. Antara lain menunjukkan kelakuan baik, memiliki kemauan untuk mengubah sikap, dan masa kelakuan baik lebih dari enam bulan.
Lebih jauh diutarakan, program pembinaan yang diselenggarakan Rutan Bangli bertujuan merehabilitasi dan mereintegrasi napi, agar siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik. “Saya ucapkan selamat bagi seluruh narapidana dan anak binaan yang mendapat remisi. Jadilah insan yang taat hukum, tidak mengulangi tindak pidana, dan dapat kembali aktif berperan dalam pembangunan,” pesannya menandaskan. gia
























