Wujudkan Denpasar Maju, Jaya Negara Harap Pemucutan Kaja Jadi Ujung Tombak

  • Whatsapp
SOSIALISASI pencoblosan Jaya-Wibawa di rumah anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Sumardika (Man Ligir) di Jalan Wibisana, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Selasa (10/11/2020) petang. foto: gus alit

DENPASAR – Calon Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara menyambangi para simpatisan di rumah anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Sumardika (Man Ligir) di Jalan Wibisana, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Selasa (10/11/2020) petang.

Tim Pemenangan Jaya-Wibawa, AA Ngurah Adhi Ardhana berharap masyarakat yang datang di rumah Man Ligir ini, memilih Jaya-Wibawa dan mengajak keluarga serta sahabat.

Bacaan Lainnya

“Untuk memilih dalam mewujudkan Denpasar Maju. Ada dua dalam memilih pemimpin, yakni kredibiltas dan kapabalitas. Krebilitas dari 10 tahun mendampingi Wali Kota Denpasar, IB Rai Mantra. Sedangkan kabapalitas, yakni memiliki link hingga pusat dan sudah terbukti,” ujarnya.

Menurutnya, belum ada yang menyaingi Jaya Negara yang memiliki intelektual dalam memajukan Denpasar. Sedangkan terkait calon wakil walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, lanjut dia, telah memiliki pengalaman empat kali menjadi anggota dewan. Dan, tegas dia, sangat mahir dalam menata anggaran. Selain itu, Kadek Agus juga sangat konsen dengan kaum marhaen.

Sementara Jaya Negara menyampaikan terima kasih atas penerimaan para pendukungnya. Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara mengatakan bahwa ada tantangan berat dalam Pilkada serentak ini. Yakni kedatangan ke TPS, karena banyak hoaks agar tinggal di rumah.

Baca juga :  Dibutuhkan Lebih Banyak Relawan Medis untuk Tangani Covid-19

“Jangan khawatir, KPU sudah menyediakan protokol kesehatan. Jelang nyoblos sudah ada tempat cuci tangan. Masuk TPS ada slop tangan untuk dipakai, dan setelah nyoblos sarung tangan dilepas. Kemudian tinta sebagai tanda tidak dicelup akan tetapi ditetes. Dan sebelum pulang dari TPS cuci tangan lagi. Dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan, semoga tidak ada yang kena Covid-19,” ujarnya.

Jaya Negara juga meminta agar mensosialisasikan kembali untuk datang ke TPS. Karena, lanjut dia, jika hanya 10 persen maka akan mengurangi kredibilitas pemimpin. “Ajak saudara sahabat agar datang TPS untuk memilih, dan saya harap Pemecutan Kaja jadi ujung tombak Pilwali 9 Denpasar,” tandasnya.

Ketua Paiketan AWBP Denpasar, AA. Kerthi Yasa meminta agar bersama-sama menyukseskan Pilwali dengan datang ke TPS dan memilih Jaya-Wibawa. “AWBP siap memenangkan Jaya-Wibawa, untuk mewujudkan Kota Kreatif Berbasis BudayaEnuju Denpasar Maju,” tegasnya.

Ditemui seusai sosialisasi, Jaya Negara berharap dengan dukungan ini menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus turun ke bawah. Sehingga kontestasi Pilwali berjalan dengan baik.

Sementara Man Ligir mengatakan bahwa tugasnya adalah untuk menggerakkan pemilih agar datang ke TPS dan tidak terpengaruh tentang informasi hoaks yang mengajak berdiam diri di rumah.

“Untuk target sendiri, seperti sebelumnya pada Pilwali Dharma-Negara yang berhasil meraih suara 83 persen, Namun karena adanya pandemi ini, maka lawan terberat kami bukan paslon sebelah, tetapi Covid-19. Sehingga tugas kami adalah mensosialisasikan kepada sanak saudara dan semeton,” pungkasnya. 019

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.