Wagub Target PLN Mampu Aliri Listrik Dusun di NTB

  • Whatsapp
WAKIL Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah, saat berdialog dengan General Manager (GM) PLN UIW NTB, Lasiran, di ruang kerjanya. Foto: ist
WAKIL Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah, saat berdialog dengan General Manager (GM) PLN UIW NTB, Lasiran, di ruang kerjanya. Foto: ist

MATARAM – Percepatan pembangunan akses aliran listrik di 31 dusun yang belum menikmati penerangan listrik di Kabupaten Sumbawa, menjadi perhatian serius Pemprov NTB. Pemprov NTB mengingatkan jajaran PLN Wilayah NTB serius memperhatikan hal itu, karena Pemprov memiliki satu program unggulan yaitu Nusa Terang Benderang.

“Program ini adalah ikhtiar kami memberi akses listrik kepada seluruh wilayah di pelosok NTB, termasuk 31 dusun di Sumbawa itu,” kata Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah, dalam rilisnya usai menerima silaturahmi GM PLN NTB, Lasiran, Sabtu (28/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Wagub, saat ini yang belum dialiri listrik adalah wilayah dusun, bukan desa. Sebab, seluruh desa di NTB terjangkau dan teraliri listrik. Rohmi mengajak PLN menuntaskan dusun-dusun yang belum dialiri akses listrik pada tahun 2021 nanti. Membangun jaringan untuk akses listrik ada hambatan, sambungnya, lantaran medan dan kondisi alam. Untuk itu harus ada listrik alternatif seperti tenaga surya yang disediakan PLN untuk masyarakat. “Jangan sampai masyarakat NTB tidak menikmati listrik,” tegas Wagub.

Baca juga :  Giliran Pasar Rakyat di Densel Dipasang Bilik Antiseptik

Selain itu, perempuan pertama menjabat Wagub di NTB tersebut minta Lasiran yang baru bertugas di NTB bahwa NTB tahun 2021 akan membangun mesin pengolahan sampah dengan sistem RDF. Pembangunan awal ini dilakukan di Pulau Lombok, tahapan berikutnya akan dibangun di Pulau Sumbawa. Pembangunan RDF merupakan salah satu alternatif mengatasi persoalan sampah di NTB. Hasil dari sistem RDF merupakan pengganti batubara sebagai bahan bakar PLTU di Jerangjang. “Ke depan ini merupakan alternatif meningkatkan kualitas listrik di NTB,” ungkapnya.

Kendala masih adanya pemadaman listrik akibat kendala teknis dan alam, diakui Wagub memerlukan respons cepat dari PLN. Inovasi Command Center yang akan diluncurkan 1 Desember 2020 diharap menjadi solusi cerdas mengatasi persoalan teknis listrik di masyarakat.

Lasiran memaparkan, PLN akan menyiapkan jaringan listrik dan sistem listrik tenaga surya untuk wilayah yang masih kesulitan masuknya jaringan listrik. PLN akan terus berinovasi dalam pengembangan aliran listrik, terutama di dusun-dusun yang masih belum memiliki aliran listrik.

Program Command Center PLN, jelasnya, berupa layanan pengaduan pelanggan agar menjadi lebih cepat. Seluruh laporan pengaduan akan langsung diterima operator, dan akan meneruskan ke petugas gangguan di lokasi terdekat, sehingga area jangkauan lebih luas dengan memanfaatkan teknologi. Terdapat 3 Command Center di NTB, yaitu Lombok Command Center, Sumbawa Command Center dan Bima Command Center. LCC telah diresmikan di bulan Januari 2020, sedangkan SCC dan BCC akan diresmikan pada tanggal 1 Desember 2020.

Baca juga :  Sepakat Damai, Desa Adat Pakudui Rangkul Warga Tempek Kangin

Dia juga mendukung penuh percepatan pembangunan sistem pengolahan sampah RDF di NTB. “Ini solusi mengatasi sampah dan ramah lingkungan,” pujinya. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.