JEMBRANA – Rombongan napak tilas pembawa pataka panji-panji dan surat sakti Pahlawan I Gusti Ngurah Rai tiba di Lapangan Umum Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Jumat (11/11/2022). Mereka diterima Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), yang juga menjadi Inspektur Upacara.
Apel penerimaan pataka dihadiri para veteran seluruh Jembrana dengan peserta anggota Korpri, organisasi kepemudaan, PGRI, Pramuka serta para pelajar SLTA di Kecamatan Mendoyo.
Upacara diawali pembacaan surat Kapten JBT Konig dan Pimpinan Dewan Perjuangan Bali, I Gusti Ngurah Rai. Dilanjutkan penandatanganan naskah serah-terima oleh Wabup Ipat dan masing masing pemimpin pasukan inti pembawa panji dan surat sakti. Seusai upacara, Ipat melepas panji-panji dan surat sakti di Lapangan Umum Desa Pergung, kemudian diarak keliling Kabupaten Jembrana.
Ipat mengatakan, semangat perjuangan dan pengorbanan luar biasa dari para pahlawan, terutama I Gusti Ngurah Rai, diharap dapat menjadi inspirasi para generasi muda.
“Ini untuk mengenang perjalanan pahlawan I Gusti Ngurah Rai. Semangat juang para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa, dengan melaksanakan napak tilas mengunjungi monumen-monumen pahlawan di masing-masing daerah,” sebutnya.
Dia berpesan kepada generasi muda untuk berpartisipasi berjuang membangun bangsa, sesuai amanat para pahlawan. Tentu disesuaikan dengan kondisi saat ini. “Jadi pemuda harus kuat sesuai dengan pesan pahlawan, jangan pernah menyerah untuk bersama sama berjuang, bahu-membahu mengisi kemerdekaan, dengan turut serta melakukan pembangunan di segala bidang,” ajaknya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, menambahkan, setelah serah-terima panji-panji dan surat sakti dari Provinsi tersebut, dilaksanakan kirab napak tilas untuk penghormatan di beberapa monumen dan tugu pahlawan di Jembrana. Ada beberapa monumen dan tugu pahlawan yang akan dikunjungi.
Sabtu (12/11/2022), rombongan bergerak menuju Tugu Perjuangan Candikusuma, Monumen Lintas Laut Gilimanuk kemudian menuju Lapangan Seririt di Kabupaten Buleleng untuk serah-terima dengan Kabupaten Buleleng. “Dilanjutkan ke kabupaten lain hingga nanti terakhir di Tabanan,” urainya menandaskan. man
























