MANGUPURA – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung menggelar pelatihan barista, tata rias, dan bakery bagi masyarakat umum. Pelatihan bertujuan membangkitkan kembali semangat kerja di tengah kelesuan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19. Pelatihan diselenggarakan selama empat hari dari 9-12 November 2020 diikuti 40 peserta.
‘’Ini merupakan upaya konkrit yang kita lakukan guna menggairahkan sektor UMKM di tengah pandemi, karena UMKM terbukti tangguh bertahan sebagai soko guru perekonomian masyarakat di masa susah,’’ ucap Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, Made Widiana, saat penutupan pelatihan pastry dan bakery di Bali Pastry College Denpasar, Kamis (12/11/2020).
Widiana bilang, merebaknya Covid-19 membuat sektor perekonomian di Badung mengalami kelesuan. Tidak saja sektor pariwisata, sektor riil pun ikut terdampak signifikan akibat wabah tersebut. Bahkan, tak sedikit perusahaan dan para pelaku usaha di Badung merumahkan karyawannya.
‘’Itulah salah satu tujuan kami menggelar pelatihan, untuk terus menggelar pelatihan kepada masyarakat untuk menopang perekonomian,’’ katanya.
Ke depan, kata dia, instansinya akan fokus membantu pemasaran pelaku UMKM di Badung secara daring. Saat ini, UMKM perlu mendapatkan sentuhan inovasi teknologi guna memperluas jangkauan jaringan pemasaran dari produk UMKM itu sendiri.
‘’Ke depan kita rancang program UMKM go digital. Ini memang ditujukan agar para pelaku UMKM bisa menemukan alternatif inspirasi dalam mengembangkan usahanya. Pelaku UMKM akan mudah dalam mempromosikan dan memasarkan produknya,’’ ucapnya. 020
























