Truk Material Proyek Bendungan Tamblang Dituding Pemicu Jalan Rusak Berlubang, Warga Jagaraga Tuntut Perbaikan

TAMPAK kondisi jalan rusak dan berlubang di Desa Jagaraga persis depan Monumen Jagaraga, akibat mobilitas truk pengangkut material proyek pembangunan bendungan Tamblang di Desa Sawan. Foto: rik

BULELENG – Kondisi jalan di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng, cukup memprihatinkan. Jalan utama akses vital perekonomian masyarakat di desa tersebut dalam kondisi rusak parah, akibat banyak mobilitas truk pengangkut material proyek pembangunan Bendungan Tamblang di Desa Sawan.

Dari pantauan, kerusakan jalan mulai terlihat dari arah selatan, di jalan menurun batas antara Desa Menyali dan Desa Jagaraga. Kerusakannya beragam, mulai jalanan retak, aspal mengelupas dan berlubang.

Bacaan Lainnya

Pendek kata, kondisi ini membuat lalu lintas di jalan tersebut rawan kecelakaan. Tidak sedikit pengendara yang melintas berpapasan harus ekstra hati-hati, karena banyak titik ruas jalan dalam kondisi berlubang cukup dalam.

Masyarakat desa setempat kini menuntut perbaikan jalan kepada pelaksana proyek Bendungan Tamblang. Kelian Subak Jagaraga, Putu Mahardika mengatakan, kerusakan jalan di wilayahnya ini akibat mobilitas truk pengangkut material proyek pembangunan Bendungan Tamblang yang ada di Desa Sawan.

“Beberapa warga sempat ingin demo minta segera diperbaiki kepada kontraktor pelaksana PP Adi Jaya (KSO), tapi kami redam. Warga ingin segera dilakukan perbaikan, meskipun hanya tambal sulam jalan,” terangnya.

Perbekel Desa Jagaraga, Nyoman Partha, mengklaim sudah melayangkan surat resmi ke pihak kontraktor agar secepatnya memperbaiki kondisi jalan tersebut. “Kami perlu upaya nyata dari kontraktor proyek. Kerusakan jalan parah, jangan menunda sampai ada jatuh korban kecelakaan. Catatan kami, ada 25 titik lubang,” sergahnya.

Dari surat yang dilayangkan itu, PT Adi Jaya (KSO) sudah memberi jawaban kesanggupan perbaikan pada bulan Desember 2022 nanti. “Kami minta agar jangan menunda perbaikan sampai bulan Desember ini, karena ini darurat. Kami sudah lelah meredam keinginan warga yang komplain kerusakan jalan ini,” keluhnya.

Humas PT Adi Jaya (KSO), Made Redita, tak menampik kerusakan jalan di wilayah Desa Jagaraga akibat mobilitas truk proyek pembangunan Bendungan Tamblang. Pihak perusahaan, menurut Redita, sudah memperbaiki jalan dengan menambal jalan berlubang menggunakan campuran beton.

“Penambalan lubang memang baru sebagian. Melalui surat kepada Perbekel Jagaraga, pengaspalan perbaikan ruas jalan secara keseluruhan dijadwalkan bulan Desember 2022 ini,” katanya menjanjikan. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses