KLUNGKUNG – Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra, melayangkan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Kodim 1610/Klungkung yang melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113, yang dapat membuka akses jalan yang sulit di Kepulauan Nusa Penida.
“Atas nama pemerintah dan mewakili masyarakat, saya ucapkan terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang terlibat dalam program TMMD ini,” ujar Winastra saat mewakili Bupati Klungkung dalam penutupan TMMD di Balai Banjar Desa Adat Bunga Mekar, Nusa Penida, Kamis (9/6/2022).
Turut hadir Kasrem 163/Wira Satya, Kolonel Inf. Ida Bagus Ketut Surya Wedana; Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf. Suhendar Suryaningrat; Kadis PUPRPKP, I Made Jati Laksana; Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, Gusti Agung Gede Putra Mahajaya.
Winastra berharap program-program TMMD selanjutnya dapat membuka akses jalan lain atau masih sulit di Nusa Penida. “Tentunya bagi TNI tidak ada yang susah. Terbukti dari program TMMD ini berhasil dan sukses membuka akses jalan di Tiga Desa,” ungkapnya.
Dandim Suhendar Suryaningrat melaporkan, kegiatan TMMD dilaksanakan berupa pembukaan akses jalan di Desa Bunga Mekar dengan panjang 1.542 meter, lebar 6 meter dengan volume 8.993,24 m. Kemudian di Desa Sakti ada betonisasi jalan sepanjang 500 meter dan lebar 3 meter dengan pekerjaan struktur beton.
Di Desa Batukandik ada pembukaan jalan panjang 1.132 meter dan lebar 6 meter dengan kegiatan pekerjaaan tanah, dan geosintetik galian batu lunak volume 7.7481/03 m.
“Kegiatan ini juga ada sasaran tambahan, yakni pembuatan MCK sebanyak sembilan unit dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 1,5 meter dan pembuatan satu lapangan voli,” terangnya.
Dengan terbukanya akses jalan di wilayah ini, sambungnya, diharap dapat membuka harapan baru bagi masyarakat setempat untuk memaksimalkan potensi-potensi yang ada.
“Semua kegiatan fisik maupun nonfisik sudah mencapai 100 persen. Program TMMD juga ditarget dapat membangkitkan dan mendorong percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan, serta pemberdayaan perekonomian masyarakat, terutama di perdesaan, terpencil, perbatasan maupun terluar,” tutupnya. baw
























