Tindaklanjuti Kasus DBD, Dua Lokasi di Denpasar Disasar “Fogging” Khusus

KEGIATAN fogging khusus di Banjar Saba, Kelurahan Penatih, Denpasar, Senin (7/8/2023). Foto: ist
KEGIATAN fogging khusus di Banjar Saba, Kelurahan Penatih, Denpasar, Senin (7/8/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Fogging khusus dilaksanakan di dua wilayah banjar di dua desa/kelurahan berbeda pada Senin (7/2023). Hal ini dilaksanakan guna menindaklanjuti laporan kasus demam berdarah dengue (DBD) di dua wilayah tersebut yakni Banjar Saba, Kelurahan Penatih dan Banjar Yangbatu Kangin, Desa Dangin Puri Kelod.

Lurah Penatih, I Wayan Murda, mengatakan, pelaksanaan fogging khusus uni merupakan tindaklanjut atas laporan adanya kasus DBD. Ditemukan kasus DBD di Banjar Saba, sehingga guna mengantisipasi adanya penyebaran, dilaksanakan fogging. “Berdasarkan laporan, kasus DBD ditemukan sebanyak 3 orang yang berada di wilayah Banjar Saba, Kelurahan Penatih,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut dia mengatakan, fogging dilaksanakan oleh tim dan aparat lingkungan sekitar. Petugas menyusur wilayah sekitar ditemukannya kasus DBD dengan radius 200 meter.

Hal senada disampaikan Perbekel Desa Dangin Puri Kelod, I Made Sada. Fogging khusus di wilayahnya itu dilaksanakan lantaran ditemukan 2 kasus DBD di Banjar Yangbatu Kangin. Ia pun berharap agar masyarakat lebih waspada serta secara aktif melakukan 3 M plus sebagai cara pencegahan awal dari penyakit DBD.

Made Sada juga mengimbau agar masyarakat lebih intensif menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan melakukan gotong royong. Selain itu, menghilangkan tempat-tempat yang memungkinkan nyamuk berkembang biak seperti timbunan sampah plastik, pohon-pohon yang terlalu rimbun, dan genangan air sebagai tempat nyamuk berkembang biak. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses