Tim Pora Tidak Temukan Pelanggaran WNA di Kutsel

  • Whatsapp
PETUGAS Imigrasi saat melakukan pendataan WNA yang tinggal di wilayah Kutsel. Foto: ist
PETUGAS Imigrasi saat melakukan pendataan WNA yang tinggal di wilayah Kutsel. Foto: ist

MANGUPURA – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Selasa (29/9/2020) melaksanakan operasi gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) di wilayah Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel). Operasi dipimpin Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, didampingi Kabid Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kabid Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Camat Kuta Selatan, Kapolsek Kuta Selatan, Danramil 08 Kuta Selatan, Kepala Desa Pecatu, Kepala Desa Ungasan, Kepala Desa Kutuh, Lurah Benoa, Lurah Tanjung Benoa, dan Lurah Jimbaran.

Adapun hal yang menjadi atensi meliputi pengecekan izin tinggal, penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian, serta penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, khususnya di wilayah Kuta Selatan.

Bacaan Lainnya

Kasi Informasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra, dikonfirmasi Rabu (30/9/2020) menerangkan, operasi gabungan Tim Pora itu memeriksa paspor dan izin tinggal orang asing, serta melakukan wawancara untuk menggali informasi terkait potensi adanya penyalahgunaan izin tinggal.

‘’Jadi itu merupakan pendataan keberadaan orang asing yang masih tinggal di wilayah Kuta Selatan. Baik menyangkut paspor dan izin tinggal orang asing. Petugas saat itu juga melakukan wawancara untuk menggali informasi terkait potensi adanya penyalahgunaan izin tinggal,’’ ujarnya.

Baca juga :  Pekerja Migran Ucapkan Terima Kasih kepada Walikota Rai Mantra, Jumlahnya Diperkirakan Terus Bertambah

Secara umum, kegiatan operasi gabungan Tim Pora yang dilaksanakan di wilayah Kuta Selatan itu berjalan dengan lancar. Seluruh kegiatan operasi dilaksanakan oleh seluruh anggota tim dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, serta membagikan masker kepada WNA yang hendak diperiksa namun belum memakai masker.

Instansinya tidak menemukan adanya penyalahgunaan izin tinggal oleh orang asing dan pelanggaran keimigrasian lainnya. ‘’Melalui kegiatan itu kita juga sekaligus mengingatkan WNA untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia,’’ imbuhnya. 023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.