DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meluncurkan tiga inovasi serangkaian peringatan HUT ke-28 Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar di Plaza Pasar Badung, Senin (1/8). Ketiga inovasi tersebut yakni 16 Pasar Sehat, Inovatif, Aman Pakai (SIAP) QRIS; Sewaka Mart (Belanja Online); dan Parkir Digital Cashless Payment.
Dalam acara itu, Wali Kota bersama undangan lainnya berkesempatan mencoba langsung berbelanja menggunakan QRIS, bertransaksi di Sewaka Mart, dan membayar retribusi parkir menggunakan Kartu Parkir Digital Cashless Payment.Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede; Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Trisno Nugroho; Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudarma; Pimpinan OPD, Direktur Utama Perumda di Kota Denpasar.
Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata, mengatakan, Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar merupakan perusahaan yang mengelola 16 unit pasar, unit bina usaha, dan unit parkir. Dengan mengelola unit-unit pasar diharapkan mampu menjaga dan merawat fasilitas bangunan pasar, pedagang, dan aktivitas sosial lainnya. Lebih jauh diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Denpasar.
Di usianya yang ke-28 tahun ini, Perumda Pasar Sewakadarma gencar melaksanakan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan terkait. Perumda Pasar juga sudah menjalin kerja sama dengan BPD Bali dari tahun 2018 dalam rangka mempercepat terlaksananya digitalisasi pasar, seperti Pungutan Online (E-Retribusi) dan dilanjutkan dengan program Pasar Siap QRIS, Sewaka Mart, dan Parkir Digital. “Tak hanya itu, kerja sama juga telah terjalin dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk pelaksanaan jaminan sosial bagi pedagang,” ujar Gus Kompyang.
Sementara itu, Wali Kota Jaya Negara mengatakan, pasar rakyat merupakan salah satu penggerak penting ekonomi kerakyatan. Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Pemerintah Pusat terus berupaya melakukan pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar rakyat. Dikatakan, penerapan digitalisasi pasar rakyat merupakan bagian dari adaptasi kehidupan era baru yang kini telah memberikan kemudahan dalam bertransaksi.
“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami menyampaikan dirgahayu Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar. Semoga hari jadi ini menjadi momentum untuk kebangkitan pasar rakyat yang maju, inklusif dan berdaya saing menuju Denpasar Maju,” ujarnya.
Kepala Perwakilan BI Bali memberikan apresiasi atas kecepatan Kota Denpasar dalam mewujudkan digitalisasi pasar. Hal ini tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintah yang disertai dengan sinergitas antarlini yang solid. “Tentu kami sangat apresiasi atas kecepatan Kota Denpasar dalam mewujudkan digitalisasi pasar rakyat,” ujar Trisno Nugroho.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan santunan kematian kepada ahli waris pedagang dan penyerahan kartu jaminan sosial. Rangkaian acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah. rap
























