TGPP Covid-19 Gianyar Galakkan Sosialisasi Prokes

  • Whatsapp
RAPAT Evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covi-19 Kabupaten Gianyar terkait upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Gianyar. Foto: adi
RAPAT Evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covi-19 Kabupaten Gianyar terkait upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Gianyar. Foto: adi

GIANYAR – Menyikapi pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan penurunan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar menggelar rapat evaluasi upaya penanganan selama ini. Rapat di ruang sidang kantor Bupati Gianyar, Selasa (12/1/2021) dipimpin Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya; didampingi Kapolres Gianyar, AKBP l Dewa Made Adnyana; Dandim 1616/Gianyar, Letkol Inf. Frandi Siboro, dan unsur Yonzipur 18/YKR.

WISNU Wijaya mengatakan, tujuan dari rapat koordinasi ini adalah mengevaluasi penanganan Covid-19 terkait masih merebaknya kasus Covid-19 di Gianyar. ‘’Rapat ini juga bertujuan mengefektifkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), serta sebagai antisipasi pelaksanaan Hari Siwaratri malam ini (kemarin),’’ jelasnya.

Bacaan Lainnya

Kembali merebaknya kasus Covid-19 di Gianyar yang membuat Gianyar termasuk kategori zona merah, Wijaya mengakui kebobolan pada upaya pencegahan/preventif. Kata dia, masyarakat mulai mengabaikan protokol kesehatan (prokes), dan tim Satgas juga mulai kendor menggencarkan sosialisasi. “Kata kuncinya adalah sosialisasi, kenapa? Di preventif kita kebobolan, padahal di rekoveri kita sudah bagus, menyiapkan ruang isolasi kita tidak pernah kewalahan, bufferstock juga kita tidak kewalahan. Kita sudah bedah tadi bersama-sama nampaknya yang kekurangan di masyarakat adalah sosialisasinya,” urainya.

Baca juga :  19 Pedagang Jalani Swab Tes pasca Kasus Positif Covid-19 di Pasar Badung

Dari rapat koordinasi tersebut disimpulkan, masyarakat harus menerapkan dengan ketat prokes. TGPP hingga tim Satgas Gotong Royong di tingkat desa agar kembali menggalakkan imbauan, mengingatkan masyarakat bahwa pandemi masih ada.

Khusus pelaksanaan Hari Siwaratri, Kapolres menegaskan bersama dengan TNI memantau dan mengamankan titik-titik yang ramai dikunjungi masyarakat. Pihaknya mendirikan tenda di Tirta Empul sebagai posko, karena Tirta Empul biasanya ramai pengunjung saat hari raya.

Kapolres minta Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar mengingatkan desa adat yang memiliki wilayah pantai, untuk melakukan pemantauan. Sebab, pantai salah satu tempat favorit yang dikunjungi masyarakat saat Siwaratri.

“Dalam penanganan Covid ada kegiatan rutin yang harus kita atensi seperti pasar, pasar senggol, dan tempat-tempat yang jadi favorit untuk kumpul-kumpul. Juga ada kegiatan khusus, lokasi dan waktu khusus seperti saat Siwaratri ini, harus kita atensi,” ulasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat melaksanakan Siwaratri dari rumah masing-masing, dari sanggah/merajan sendiri. Pun minta PHDI dan MDA agar menyerukan hal tersebut sesuai kapasitas dan kewenangannya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan vaksinasi untuk nakes di Gianyar akan dilakukan secara serentak mengikuti jadwal nasional, yang vaksinasi tahap I dilakukan mulai Januari-April 2021. Pendistribusian vaksin dari Provinsi akan dijemput Dinas Kesehatan dengan pengawalan kepolisian dan TNI. Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, jumlah vaksin untuk Kabupaten Gianyar pada tahap I ini sebanyak 4.210.

Baca juga :  Bupati Artha Lantik Ledang Jadi Pj Sekda Jembrana

Dinas Kesehatan bersama TGPP Covid-19 Gianyar menyiapkan 16 lokasi sebagai tempat penyimpanan vaksin. Pelaksanaan vaksinasi bagi nakes Gianyar akan dilakukan di 16 titik yakni di 13 puskesmas, 2 RS pemerintah, dan 1 RS swasta. Simulasi persiapan pelaksanaan vaksin covid-19 telah dilakukan pada Selasa (12/1) di RSUD Sanjiwani. Dari simulasi diperkirakan dalam seminggu jumlah nakes yang divaksin sebanyak 555 orang. Bagi yang menerima vaksin, akan divaksin tahap II setelah 14 hari. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.