Terapkan Kurikulum Berkualitas Wujudkan Generasi Milenial Society 5.0, Bayar Rp1 Juta Diterima di SMP PGRI 2 Denpasar

KADISDIKPORA Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, saat membuka workshop review kurikulum tahun pelajaran 2023/2024 di SMP PGRI 2 Denpasar, Rabu (14/6/2023). Foto: tra
KADISDIKPORA Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, saat membuka workshop review kurikulum tahun pelajaran 2023/2024 di SMP PGRI 2 Denpasar, Rabu (14/6/2023). Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Di tengah-tengah libur panjang, guru SMP PGRI 2 Denpasar tetap bersemangat untuk meningkatkan kualitas diri. Rabu (14/6/2023) guru di SMP PGRI 2 Denpasar dikumpulkan mengikuti workshop review kurikulum tahun pelajaran 2023/2024.

Agenda workshop dibuka Kadisdikpora Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag. Pembukaan workshop dihadiri Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, MM., serta Pembina, I Wayan Kamasan, S.Pd., M.Pd. Agenda workshop yang berlangsung selama tiga hari mulai 14 -16 Juni, menghadirkan narasumber, yaitu Pengawas Pembina, Dra. Ni Nyoman Kartiniasih, M.Pd.; I Gede Budi Edi Mahardika, S.Pd.H., M.Pd., dari SLCC Bali; Wayan Raka Santi Darmawan, S.Pd., dari Balai Guru Penggerak Bali; dan Didik Supriyadi, S.Kom., selaku Operator Dapodik.

Read More

Wiratama mengaku salut dengan langkah SMP PGRI 2 Denpasar memanfaatkan libur panjang dan PPDB untuk review kurikulum tahun pelajaran 2023/2024 secara mandiri. Menurut Wiratama, untuk menghasilkan sekolah bermutu, semua guru memang harus banyak dilatih menjalankan Kurikulum Merdeka.

Ini yang dia sebut, guru harus terus berproses dan mengisi diri dengan terus belajar. Untuk itu pada PPDB kali ini dia tetap memberdayakan sekolah swasta, juknis PPDB dijadikan panglima.

Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan workshop review kurikulum rutin digelar setiap tahun guna mempersiapkan guru SMP PGRI 2 Denpasar, jauh lebih siap lagi mengajar untuk mengefektifkan PBM di setiap kelas mulai tahun ajaran baru ini. Hal ini dilakukan guna meningkatkan mutu pendidikan untuk lulusan bermutu dan berkarakter. Ini sesuai dengan tema workshop yaitu “Kurikulum Berkualitas Wujudkan Generasi Milenial Society 5.0”.

Ayu Sri Wahyuni menambahkan, melalui workshop ini seluruh guru di SMP PGRI 2 Denpasar semakin andal dan teruji dalam menerapkan pembelajaran melalui metode diferensiasi. Diakuinya, pembelajaran diferensiasi cukup sulit, terutama jika guru tidak menguasai materi serta memahami karakter siswa. Selain itu, guru juga dituntut untuk mengetahui apa saja kebutuhan peserta didik dalam pembelajaran.

Tahun pelajaran ini, SMP PGRI 2 Denpasar menerima siswa baru sebanyak  500 orang. Didukung sarana prasarana yang representatif dan PBM berjalan efektif, siswa yang bersekolah di SMP PGRI 2 Denpasar tidak kalah dengan yang bersekolah di sekolah negeri. Fasilitas lain berupa lapangan olahraga, disamping itu ditunjang pelayanan internet gratis.

Ayu Sri Wahyuni yang juga Sekretaris MKKS SMP Kota Denpasar ini mengajak siswanya menjadi corong promosi bagi sekolah. Berbagai kemudahan sudah disiapkan SMP PGRI 2 Denpasar di Jalan Meduri No. 45 Denpasar Timur. Antara lain, calon siswa baru cukup membayar uang awal tahun Rp2,3 juta sudah termasuk uang pakaian. Bahkan, dengan tanda jadi Rp1 juta sudah diterima di SMP PGRI 2 Denpasar, sisanya bisa dicicil dua kali.

Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, I Nengah Madiadnyana, memberi apresiasi terhadap workshop kurikulum sebagai bukti bahwa sekolah ini terus bergeliat untuk meningkatkan mutu. Saat ini diperlukan guru yang cerdas. Guru yang cerdas berarti gurunya juga pandai. Ditambah dengan guru yang mau kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.