Tatanan Kehidupan Era Baru di Buleleng, Baru Empat Akomodasi Pariwisata Bersertifikat

  • Whatsapp
Foto : GEDE SUYASA Gede Suyasa. Foto: rik
Foto : GEDE SUYASA Gede Suyasa. Foto: rik

BULELENG – Pemkab Buleleng mengeluarkan empat sertifikat bagi para pelaku pariwisata. Sertifikat ini dikeluarkan terkait dengan pemenuhan protokol tatanan kehidupan era baru di Bali. Adapun akomodasi wisata yang sudah mendapatkan sertifikat yakni, DTW Air Panas Banjar, Gaia Oasis Beach Resort, Gaia Oasis Mountain Retreat, dan Spice Beach Club.

Sebelumnya sejak diterapkan tatanan kehidupan era baru khususnya di bidang pariwisata, sudah ada 14 permohonan sertifikat bagi usaha pariwisata yang masuk. Dari 14 permohonan tersebut, baru empat sertifikat yang dikeluarkan. ‘’Kami mengeluarkan sertifikat dengan verifikasi dengan turun ke lapangan. Perlu waktu mengeluarkan sertifikat, tapi kami bekerja cepat,’’ kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, Senin (13/7).

Bacaan Lainnya

Suyasa yang juga selaku Sekda Buleleng ini mengatakan, sesuai kesepakatan bersama Pemprov Bali, usaha pariwisata yang belum mengantongi sertifikat, tidak boleh beroperasi. Jika ada yang tidak mengindahkan atau melanggar, Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng sudah membentuk tim evaluasi dan monitoring. Apakah akan diberikan peringatan terhadap usaha pariwisata tersebut atau sanksi yang lainnya.

‘’Tidak ada sesuatu yang luar biasa sesungguhnya dalam verifikasi usaha pariwisata untuk mengajukan permohonan. Tinggal mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Kami berharap usaha-usaha pariwisata yang ada segera mengajukan permohonan,’’ jelas Suyasa.

Baca juga :  Jokowi Sampaikan Terima Kasih Atas Perhatian dan Doa di Hari Ulang Tahunnya

Disisi lain tiga tenaga kesehatan (nakes) di Buleleng hasil swab-nya terkonfirmasi positif. Ketiga nakes yang diberi kode PDP 134, PDP 135 dan PDP 136 ini diduga tertular dari PDP 127 yang merupakan seorang ibu hamil dari Kecamatan Seririt. Ketiga nakes yang positif itu bertugas di dua RS berbeda di Buleleng.

Untuk PDP 134 dan PDP 135 bertugas di salah satu RS di wilayah Kecamatan Seririt. Sedangkan PDP 136 bertugas di RSUD Buleleng. ‘’Ketiga nakes positif ini adalah hasil traking yang sempat kontak dengan PDP 127. Kami sekarang masih traking di ketiga nakes ini, kepada siapa saja kontak,’’ ucap Suyasa.

Lantaran sudah ada nakes yang positif Covid-19, Suyasa mengaku, belum ada rencana untuk menutup dua RS tersebut. Sebab, pihaknya tengah melakukan pelacakan lanjutan dari ketiga nakes tersebut. Atas penambahan tiga kasus baru dari nakes, Suyasa meminta agar para pasien umum yang datang ke pelayanan fasilitas kesehatan untuk jujur kepada tim medis.

‘’Peluang penularan Covid-19 di Buleleng masih cukup tinggi. Ikuti saja protokol kesehatan yang diberlakukan jika datang ke fasilitas kesehatan, walaupun merasa tidak bergejala. Pasien harus jujur. Jika merasakan sesuatu mengarah untuk segera disampaikan kepada tim medis. Dengan begitu, penularannya bisa dicegah,’’ pungkas Suyasa.

Sementara perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini terdapat secara kumulatif jumlah pasien positif sebanyak 108 orang, dinyatakan sembuh ada 96 orang, masih dalam perawatan di Buleleng sebanyak 11 orang dan 1 orang dirujuk ke Denpasar. Jumlah PDP negatif sebanyak 26 orang, terkonfirmasi ada 7 orang, dan dirawat terdapat 2 orang. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.