Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Melonjak 97 Orang, Klungkung-Tabanan Nihil Tambahan Kasus

DENPASAR – Kabar gembira kembali berhembus dari perkembangan harian kasus covid-19 di Bali, Senin (13/7/2020), dimana pasien sembuh kembali meningkat signifikan 97 orang, jauh lebih banyak dari tambahan positif baru. Bahkan, dua kabupaten yakni Klungkung dan Tabanan nihil tambahan kasus positif.

”Patut kita syukuri karena pasien yang sembuh semakin meningkat terus. Hari ini, juga tidak ada tambahan yang meninggal dunia, sehingga jumlahnya tetap 27 orang (25 WNI, 2 WNA),” ujar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Senin (13/7/2020).

Bacaan Lainnya

Ke-97 WNI sembuh itu (1 PMI, 2 Imported Case dan 94 orang Transmisi Lokal) tersebar di 9 kabupaten/kota, dimana Denpasar terbanyak 41 orang, Klungkung 14 orang, Badung 13 orang, Tabanan 8 orang, Karangasem 6 orang, Bangli 5 orang, Gianyar 4 orang (3 TL, 1 PPDN), Jembrana 4 orang (3 TL, 1 PPLN) dan Buleleng 1 orang. Dengan demikian, kumulatif pasien sembuh di Bali menjadi 1.508 orang (1.492 WNI, 16 WNA.

Hanya, dibalik kabar gembira itu, ternyata tambahan harian kasus positif baru cukup banyak, tercatat sebanyak 62 orang dengan rincian 60 orang Transmisi Lokal (TL) dan 2 orang Imported Case (Indonesia) atau pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).

Kota Denpasar penyumbang terbanyak kasus baru positif sebanyak 27 orang, disusul Bangli 12 orang, Gianyar 7 orang, Badung 5 orang, Jembrana 5 orang (4 TL, 1 PPDN), Karangasem 2orang dan Buleleng 3 orang. Sementara dua kabupaten, Tabanan dan Klungkung nihil tambahan kasus positif.

”Dengan demikian, jumlah kumulatif pasien positif di Bali sebanyak 2.257 orang,” ujar Rentin seraya menambahkan, kini positif dalam perawatan (kasus aktif) 722 orang yang berada di 17 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Rentin juga memberi rincian, angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi transmisi lokal, dimana secara komulatif sejumlah 1.875 orang dari jumlah kasus. Hal ini menurutnya, masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

”Sekali lagi, masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan covid-19, terutama dalam upaya kita menekan kasus transmisi lokal,” harap Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses