Tanpa PBG, Toko Modern di Jembrana Terancam Disegel

  • Whatsapp
TOKO modern yang tidak memiliki izin lengkap yang berlokasi di Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Foto: man

JEMBRANA – Toko modern yang berlokasi di sisi Jalan Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana di antaranya di wilayah Desa Kaliakah, Kecamatan Negara dan Desa Mendoyo Dangin Tukad serta Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo melabrak aturan. Bahkan disinyalir toko-toko tersebut tidak berizin alias bodong lantaran belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Keberadaan toko modern di Desa Mendoyo Dangin Tukad serta di sejumlah lokasi lainya seperti di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo yang dekat dengan pasar berkedok usaha mikro. Mirisnya lagi toko modern tersebut dibangun di dekat pasar tradisional. Seperti toko modern berjaringan yang berlokasi di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Bacaan Lainnya

“Dari 3 toko modern berjaringan yang berdiri di Jembrana itu, sementara baru ada 1 toko modern yang sudah memiliki izin lengkap yakni toko modern berjaringan yang ada di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Sementara toko modern berjaringan yang berlokasi di Desa Mendoyo Dangin Tukad dan di Desa Penyaringan belum melengkapi PBG,” ungkap I Komang Suparta selaku Kadis Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Jembrana.

Lebih lanjut Suparta mengatakan, meskipun para pengusaha sudah memiliki NIB setelah didaftarkan sebagai usaha mikro, namun mereka belum mengurus PBG. “PBG itu pengganti IMB (Izin Mendiri Bangunan). PBG itu untuk izin tempat usahanya. Harusnya sebelum membangun sudah ada PBG. Kami sudah koordinasikan dengan Satpol PP Jembrana untuk meningkatkan pengawasan terkait maraknya pembangunan toko modern berjejaringan,” tegasnya.

Baca juga :  Anggaran Penataan Abrasi Pantai belum Disusun, Ini Target PUPR Badung

Sementara itu, Kasat Pol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, saat dikonfirmasi mengaku sudah turun mengecek perizinan toko modern berjaringan yang sudah beroperasi di Desa Mendoyo Dangin Tukad. Dia menerangkan, pembangunan toko tersebut belum memiliki IMB sesuai perubahan bangunan yang baru dan ada komplain dari penyanding di sebelah barat toko itu.

“Kami juga sudah sempat datangi ke lokasi dan kita hubungi via telepon pengelolanya. Pengelolanya sempat janji mau datang ke Pol PP. Tetapi tidak datang sampai saat ini dan toko itu sudah beroperasi. Nanti kalau tetap tidak datang dan tetap beroperasi sebelum ada izin lengkap, kami akan segel,” pungkas Leo. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.