DENPASAR – Pespa Padangsambian tampil sebagai juara Turnamen Sepakbola Askot PSSI Denpasar 2022 untuk kasta Divisi Utama. Menariknya, Anta Wijaya dan kawan-kawan menang tanpa mengeluarkan keringat alias menang WO karena lawannya PORS Sanur tidak datang pada laga final, di Lapangan Letda Made Pica Sanur, Sabtu (13/8/2022).
Mirisnya lagi, ofisial PORS Sanur justru hadir di lapangan. Tapi yang tidak datang justru para pemainnya. Sempat ditunggu pihak panitia pelaksana (Panpel) dalam kurun 2 X 15 menit sesuai regulasi, namun para pemain Sanur tetap saja tidak nongol.
”Berdasarkan aturan pertandingan, PORS Sanur dinyatakan Walk Out (WO) atau kalah dengan skor 3-0,” demikian diumumkan MC Ida Bagus Putu Purnaya yang juga Sekretaris Panpel, didampingi Koordinator Pertandingan, Made Witarka.
Ratusan penonton khususnya pendukung Sanur yang sudah ada di lapangan Letda Pica pun kecewa karena laga final urung digelar. ”Bukan hanya penonton, kami juga kecewa karena ada pemain kami berpeluang menambah gol untuk merebut gelar top score (pencetak gol terbanyak) dalam laga final, akhirnya tidak bisa,” cibir Made Diatmika, salah satu ofisial Pespa.
Keberuntungan bagi penyerang Damar Cakti, Rafly Hidayat. Karena dia akhirnya tampil sebagai pemain yang menyebet gelar pencetak gol terbanyak dengan 6 gol. Sementara dua pemain Pespa, Anta Wijaya dan Dwipyana yang sudah punya modal 4 gol, sebenarnya berpeluang menyalip Rafly.
Tapi sayang, keduanya kehilangan kesempatan gegara laga final melawan Posr Sanur tidak terjadi. ”Memang berat bagi keduanya bisa mencetak tiga gol pada laga final, tetapi yang namanya sepakbola, apa pun bisa terjadi di lapangan,” sebut Diatmika.
Rangkaian turnamen Askot PSSI Denpasar diakhiri penyerahan tropi dan hadiah uang pembinaan kepada para juara yang diserahkan Sekretaris Umum KONI Denpasar, Made Darmiasa. Juara I Pespa, Juara II PORS Sanur, Juara III Guntur FC dan Juara IV Damar Cakti. Sementara tropi dan uang pembinaan PORS Sanur diwakili manajer timnya, Mudiasa. yes
























