POSMERDEKA.COM, BANGLI – Untuk penanggulangan bencana, sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Bangli masih dihadapkan berbagai kendala. Salah satunya ketika menangani bencana pada malam hari, karena belum memiliki sarana penerangan yang cukup. Demikian diutarakan Kepala Pelaksana BPBD-Damkar Bangli, I Wayan Wardana, Selasa (11/11/2025).
Lebih lanjut Wardana menyampaikan, selama ini instansinya hanya mengandalkan lampu kendaraan mobil ketika melakukan penanganan bencana pada malam hari. Dia mengakui penggunaan lampu kendaraan tentu kurang efektif. Terlebih jika bencana tersebut terjadi di jalur sepi yang nihil lampu penerangan jalan. Jadi, dibutuhkan lampu khusus yang pencahayaannya besar tapi saat ini hanya mengandalkan lampu kendaraan. ”Sementara untuk peralatan lain seperti mesin pemotong kayu / gergaji saat ini sudah mencukupi,” katanya.
Terkait kesiapsiagaan, Wardana menyebut telah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC), yang dibagi dalam empat grup dalam empat sif. Termasuk penambahan personel jika diperlukan saat tertentu. “Kami siap untuk menangani bencana yang sejalan turunnya hujan, kami selalu siaga,” jaminnya.
Berkaitan dengan cuaca ekstrem, dia mengimbau agar selalu waspada. Terlebih bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana, dia mengajak selalu meningkatkan kewaspadaan. “Kami tetap mengimbau warga agar selalu waspada, baik saat bepergian maupun di tempat tinggalnya. Sebab, sesuai perkiraan, bulan-bulan ini sampai Februari adalah rawan bencana, sebagai dampak cuaca ekstrem,” pintanya. gia
























