DENPASAR – Prestasi membanggakan disumbangkan taekwondoin Badung, I Gede Ananda Agasthya, yang berhasil menyumbangkan medali perunggu pada kejuaraan internasional, Asian Taekwondo Federation (ATF) secara online bertajuk ”Taekwondo Speed Kicking Championship 2020” yang berakhir Sabtu (3/10/2020).
Pada even itu, Gede Ananda Agasthya yang merupakan anggota polisi Polda Bali berpangkat Bripda, tampil di katagori senior kelas -74 kg. Medali perunggu ini tentu cukup membanggakan, karena pria yang akrab disapa Devan ini berkompetisi dengan negara-negara kuat di Asia Tenggara seperti Myanmar, Vietnam, Laos dan tuan rumah Filipina.
Pada kejuaraan tersebut, sebenarnya ada dua taekwondoin Bali yang keduanya merupakan atlet binaan TI Badung, terpilih masuk Tim Indonesia melalui seleksi ketat. Namun sayang, satu atlet lagi Made Vendra Sahsma belum bisa menyumbangkan medali. Secara umum dalam kejuaraan tersebut, 15 atlet Indonesia sukses menyumbangkan medali dengan rincian 4 medali emas, 4 perak dan 7 perunggu
Sukses Devan yang berhasil menyumbangkan medali perunggu, mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali, Dr. Ir. Anak Agung Suryawan Wiranatha. Menurutnya, Devan sudah mengharumkan nama Bali dalan kancah persaingan taekwondo tingkat dunia.
”Selamat buat Gede Ananda Agasthya (Devan), semoga prestasi ini dapat ditingkatkan lagi. Selamat juga buat Pengkab TI Badung dan Dojang Udayana, atas pembinaan yang sudah dilakukan. Semoga ini menjadi inspirasi bagi para taekwondoin Bali untuk berlomba-lomba meraih prestasi setinggi-tingginya,” ujar Agung Suryawan, Senin (5/10/2020).
Agung Suryawan juga mengharapkan Made Vendra Sahsma tetap semangat berlatih meski belum berhasil meraih medali dalam kejuaraan tersebut. ”Kegagalan meraih medali di kejuaraan ini, adalah sukses yang tertunda. Karena itu, Vendra harus tetap semangat berlatih,” harap Agung Suryawan sekaligus mengucapkan selamat atas suksesnya tim Indonesia pada even tersebut. yes
























