Suasana Beda dan Penuh Kehangatan, Fraksi DPRD Gianyar Berpantun Apresiasi Kinerja Bupati

  • Whatsapp
SIDANG paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi terkait Penyampaian Pengantar Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Gianyar Tahun 2021. Foto: adi
SIDANG paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi terkait Penyampaian Pengantar Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Gianyar Tahun 2021. foto: adi

GIANYAR – Sidang paripurna DPRD Gianyar, Rabu (14/10/2020) berjalan dengan suasana berbeda dan penuh kehangatan dibandingkan sidang serupa sebelumnya. Sidang dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi terkait penyampaian pengantar nota keuangan RAPBD Gianyar 2021 oleh Bupati I Made Mahayastra, Senin (12/10/2020).

Empat fraksi di DPRD Gianyar mengapresiasi positif kinerja Bupati Mahayastra. Apresiasi itu mulai dari soal kesiapsiagaan penanganan Covid-19, pelaksanaan program pembangunan meski di tengah pandemi, penyelamatan ekonomi masyarakat dengan bantuan sembako, dan stimulus untuk usaha mikro dan kecil. Bahkan, parlemen juga menyuarakan dukungan Mahayastra kembali maju mencalonkan diri sebagai Bupati Gianyar untuk periode kedua nanti.  

Bacaan Lainnya

Tiga dari empat fraksi menyampaikan kekaguman dan dukungan terhadap kinerja Mahayastra melalui materi pemandangan umum, serta pantun dan sajak. Dimulai  dari pemandangan umum Fraksi PDIP melalui I Putu Gede Pebriantara. Dia berpantun, “Buah semangka buah duren, tidak menyangka Pak Agus keren. Buah nangka buah manggis, tidak menyangka tiyang mula manis. Bli nyoman ke Negara negakin sepeda, paket Aman astungkara dua periode”.

Pemandangan umum Fraksi Demokrat melalui Ketuanya, I Gde Sudiarta, juga diisi pantun. “Ke pantai bolehlah kita berdua, pakai topi lewat ke dermaga. Partai kita bolehlah berbeda, tapi ingat kita tetap bersaudara. Meli anyar negakin hardtopulam cumi be pindang mesuwun. Bupati Gianyar memang top, masan pandemi ngidang membangun”.

Baca juga :  Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Bertambah 6, Kasus Positif juga Tambah 6 Orang

Khusus Ketua Fraksi Indonesia Raya, Ngakan Ketut Putra, usai membacakan pemandangan umum fraksi, membacakan sajak. Isinya tentang perjalanan hidup Mahayastra yang pernah kos saat sekolah, lalu mengawali karier politik dari anak ranting sampai memimpin parpol terkenal di Gianyar. “Sebagai rasa banggaku, wajar jika aku memberi julukan kepada engkau sebagai Bapak Pembangunan Gianyar,” sebutnya.

Hanya Fraksi Golkar melalui juru bicara I Made Togog menyampaikan pemandangan umum fraksi tanpa menyertakan pantun atau sajak. Dia hanya menyatakan menerima Ranperda RAPBD 2021 untuk dibahas lebih lanjut.

Usai sidang, Mahayastra menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada legislator yang mengapresiasi baik kinerjanya di tengah pandemi. Adanya fraksi yang berpantun dan bersajak, dia menilai itu wujud keharmonisan sinergi antara eksekutif dengan  lembaga DPRD. ‘’Mudah-mudahan jalinan sinergi dan kerjasama ini terus terjaga dengan baik,’’ pungkasnya.

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dipimpin Bupati Mahayastra bersama DPRD Gianyar, paling awal membahas RAPBD tahun 2021 dibandingkan pembahasan materi serupa di kabupaten/kota lain di Bali. Karena penyampaian RAPBD merupakan kegiatan sangat urgen, langkah cepat Bupati ini diapresiasi kalangan anggota DPRD. Pembahasan nota RAPBD diyakini bisa lebih detail, tepat sasaran, terbuka, dan akuntabel. 011

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.