POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Sempat mendapat perlawanan sengit di gim pertama, ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akhirnya bisa mengatasi ganda terbaik China Liang Wei Kang/Wang Chang, pada laga semifinal Turnamen BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2026, Sabtu (30/5/2026) malam.
Bermain di lapangan 1 Singapore Indoor Stadium, Singapura, Fajar/Fikri langsung mendapat perlawanan sengit sejak memulai gim pertama. Skor sama sempat beberapa kali mewarnai laga kedua pasangan, mulai 3-3, 8-8, 14-14.
Fajar/Fikri sempat menjauh 18-15, tapi lagi-lagi Liang/Wang bisa mengejar hingga 19-19. Bahkan kedua pasangan sempat terjebak dua kali adu setting saat kedudukan 20-20 dan 21-21, sebelumnya ahkhirnya ditutup dengan kemenangan Fajar/Fikri dengan skor 23-21.
Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri langsung tancap gas dengan 12 angka beruntun (12-0). Sementara Liang/Wang tampak kewalahan dalam bertahan, hingga akhirnya Fajar/Fikri mengakhiri pertandinan gim kedua itu dengan skor fantastis 21-4 sekaligus menyegel satu tiket final.
Pada laga final Minggu (31/5/2026), Fajar/Fikri bertemu musuh lamanya Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Pasangan India itu melaju ke final setelah menyingikirkan pasangan terbaik Korsel Seung Jae Seo/Kim Won Ho dengan dua gim langsung 21-19, 21-18.
Alwi Terhenti
Sayangnya tunggal putra Indonesia Alwi Farhan yang turun lebih dulu, dipaksa harus mengakui keunggulan wakil Prancis Alex Lanier dengan skor cukup telak ua gim langsung, 14-21, 11-21.
Kekalahan ini memberi sinyal bahwa penampilan Alwi masih inkonsisten. Padahal di turnamen ini dia punya modal penting, menyusul kemenangannya atas pemain nomor 1 dunia asal China Shi Yu Qi, melalui pertarungan tiga gim 21-16, 19-21, 21-14 pada babak 16 besar.
Tren positif Alwi berlanjut di babak perempatfinal saat mempecundangi tungggal putra terbaik Jepang Kodai Naraoka, dengan dua gim langsug 21-12, 21-17.
Kemenangan atas Shi Yu Qi dan Naraoka, seharusnya bisa dijadikan momentum bagi Alwi untuk menjadi yang terbaik di Singapore Open, setidaknya masuk final
Publik sesungguhnya sangat berharap kepada Alwi di tengah merosotnya prestasi seniornya Antony Sinisuka Ginting maupun Jonathan Christie. Sayangnya saat menghadapi Lanier, Alwi sepertinya tak bisa berbuat banyak.
Dengan hasil ini, Alex Lanier akan berebut juara dengan Loh Kean Yew. Andalan tuan rumah itu sukses menembus final setelah mengalahkan wakil Jepang Koki Watanabe, melalui duel tiga gim 21-15, 15-21, 21-9. yes
























