Setelah Satu Jam Ditangani, Kebakaran Tumpukan Sampah di Timur Pospol Dakdakan Akhirnya Padam

BELUM tuntas penanganan kebakaran di TPA Mandung, tumpukan sampah di timur Pospol Dakdakan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, pun terbakar, Sabtu (21/10/2023). Foto: ist
BELUM tuntas penanganan kebakaran di TPA Mandung, tumpukan sampah di timur Pospol Dakdakan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, pun terbakar, Sabtu (21/10/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Belum tuntas penanganan kebakaran di TPA Mandung, tumpukan sampah di timur Pospol Dakdakan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, pun terbakar, Sabtu (21/10/2023). Peristiwa itu juga dipicu karena kemarau panjang dengan terik matahari menyengat, yang juga diduga menimbulkan gas metana di bawah tumpukan sampah tersebut.

Kebakaran sampah tersebut diketahui sekitar pukul 12.00 Wita. Asap tebal yang mengepul juga sempat mengganggu arus lalin di jalur Denpasar-Gilimanuk dekat perbatasan Tabanan-Badung.

Bacaan Lainnya

Menurut saksi Ida Bagus Ketut Suardika (54), ketika itu dia melihat ada asap sampah di timur Pospol Dakdakan, Saksi mencoba mendekati sumber asap, yang ternyata muncul di tempat pembuangan sampah, yang terbakar dan merembet ke semak-semak di sekitar tempat itu.

“Saya kemudian bergegas menghubungi kepala lingkungan dan pemadam kebakaran, serta ke Polsek Kediri, supaya segera mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar saksi.

Dibantu warga di sekitar lokasi kejadian, upaya pemadaman juga melibatkan empat unit mobil damkar, masing-masing dua unit Damkar Badung dan dua unit Damkar Tabanan. Berselang waktu sekitar satu jam, api akhirnya bisa dipadamkan.

“Kebakaran sampah di tempat tersebut diduga karena api yang muncul berasal dari terik matahari yang sangat tinggi. Kebakaran ini sudah kami tangani bersama-sama yang melibatkan Damkar Tabanan dan Badung, juga warga di sekitar lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti.

Sementara terkait kebakaran sampah di TPA Mandung, sampai dengan Minggu (22/10/2023) masih saja terjadi, meskipun intensitas api dan asap yang muncul tak seheboh pada awal kejadian. Penanganan pun masih berlanjut.

“Saat ini, kami telah membuat cubang-cubang di beberapa titik di TPA Mandung, yang berfungsi seperti pori-pori untuk resapan air, guna mencegah agar kebakaran tidak meluas. Untuk saat ini sedikitnya sudah ada lima titik cubang yang kami buat di TPA Mandung, dan untuk pemadaman secara tuntas memang memerlukan waktu,” ujar Kadis Lingkungan Hidup Tabanan I Gusti Putu Ekayana. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses