”Harapan saya di 2026 adalah menjadi pribadi yang lebih tenang dan sabar agar bisa menjalani setiap balapan dengan maksimal dan mempersiapkan diri menuju Asian Games, bahkan Olimpiade Los Angeles 2028”
POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Atlet sepeda gunung Indonesia Sayu Bella Sukma Dewi membidik prestasi di Asian Games 2026 Aichi–Nagoya hingga Olimpiade 2028 Los Angeles setelah membuka tahun 2026 dengan meraih medali emas pada Thailand Mountain Bike Cup Cross-Country Olympic (XCO) di Thailand pada 14 Januari 2026.
Atlet asal Bali yang merupakan peraih emas SEA Games 2023 nomor XCO itu tampil dominan di kelas Women Elite dengan finis tercepat 1 jam 6 menit 49,706 detik, mengalahkan pembalap Jepang, Yui Ishida dengan catatan waktu 1 jam 10 menit 08,813 detik.
“Harapan saya di 2026 adalah menjadi pribadi yang lebih tenang dan sabar agar bisa menjalani setiap balapan dengan maksimal dan mempersiapkan diri menuju Asian Games, bahkan Olimpiade Los Angeles 2028,” kata Sayu dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/1/2026).
Thailand Mountain Bike Cup XCO merupakan ajang berperingkat Union Cycliste Internationale (UCI) dengan klasifikasi C1 atau Continental Series yang menjadi salah satu jalur penting pengumpulan poin peringkat dunia. Poin tersebut berpengaruh terhadap peluang atlet tampil di ajang internasional besar, termasuk kualifikasi Olimpiade.
Pada edisi kali ini, Sayu hanya turun di kelas Women Elite, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika ia juga berlaga di kategori Under-23. Persaingan pun semakin ketat karena ia harus berhadapan langsung dengan atlet elite dari Jepang, Malaysia, dan Filipina.
Sayu mengakui karakter lintasan menjadi tantangan tersendiri, terutama pada sektor datar yang dipenuhi tikungan. “Bagian datarnya cukup menyulitkan karena banyak belokan sehingga sulit untuk meningkatkan kecepatan,” ujarnya, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Untuk menghadapi musim 2026, Sayu menjalani persiapan selama sekitar satu bulan sepuluh hari dengan latihan intensif di Lumajang, Jawa Timur. Ia juga memastikan sepeda andalannya, Polygon Syncline DR yang dijuluki “Simba”, berada dalam kondisi optimal saat berlaga.
Sementara itu, prestasi balap sepeda Indonesia juga tercermin dari kiprah pabrikan sepeda Polygon yang digunakan tim balap Asia Terengganu Cycling Team (TSG) dalam mengawali musim 2026 di India.
Setelah memperkenalkan jajaran pembalap dan sepeda Polygon Helios terbaru di Terengganu, Malaysia, pada 15 Januari, tim tersebut langsung mencatat hasil positif pada kompetisi perdananya.
Pembalap Australia Fergus Browning merebut gelar juara umum (General Classification), kemenangan Individual Time Trial (ITT), serta Points Classification. Adapun pembalap Malaysia Nur Aiman Rosli menyabet Best Asian Rider Classification. yes
























