Atlet Disabilitas Denpasar Ukir Prestasi Gemilang di ASEAN Para Games 2026

KETUA NPCI Kota Denpasar, Ketut Rahadi Diana Putra, dengan penuh rasa bangga menyambut kepulangan atlet penyandang disabilitas asal Kota Denpasar di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kamis (29/1/2026). Foto: ist
KETUA NPCI Kota Denpasar, Ketut Rahadi Diana Putra, dengan penuh rasa bangga menyambut kepulangan atlet penyandang disabilitas asal Kota Denpasar di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kamis (29/1/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Ketua NPCI Kota Denpasar, Ketut Rahadi Diana Putra, dengan penuh rasa bangga menyambut kepulangan atlet penyandang disabilitas asal Kota Denpasar di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kamis (29/1/2026). Pada perhelatan ASEAN Para Games ke-13 Tahun 2026 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–25 Januari 2026, dari empat atlet penyandang disabilitas asal Denpasar yang memperkuat skuad Tim Merah Putih, dua atlet tampil luar biasa dengan meraih tiga medali emas dan tiga medali perak.

Ni Made Arianti Putri tampil gemilang dengan meraih dua medali emas dan satu medali perak. Dua medali emas tersebut diraih dari nomor lari 100 meter dan 200 meter T12 putri tuna netra. Selain turun di lari, Made Arianti juga bertanding di lompat jauh T12 dan meraih medali perak dengan lompatan 4,07 meter.

Bacaan Lainnya

Prestasi membanggakan juga dipersembahkan I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih satu medali emas dan dua medali perak. Medali emas diraih di nomor lempar cakram klasifikasi tuna daksa. Sementara dua medali perak diraih di nomor lempar tolak peluru dan lembing klasifikasi tuna daksa. Sedangkan Ni Kadek Dwipayanti berada pada peringkat empat pada nomor lompat jauh putri tuna grahita.

Rahadi mengatakan bahwa raihan prestasi tersebut merupakan hasil dari proses seleksi ketat yang dilakukan secara matang sebelum keberangkatan berlaga di ASEAN Para Games. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya akan prestasi yang diraih para atlet, sehingga bendera Merah Putih berkibar di bawah langit Nakhon Ratchasima, Thailand.

Rahadi menyebutkan apa yang telah dicapai oleh Ni Made Arianti Putri dan I Kadek Dwi Purwana Yasa menjadi bukti kerja keras, kegigihan, disiplin dan semangat pantang menyerah oleh atlet disabilitas terbaik Indonesia asal Denpasar tersebut. Ini sesuatu yang sangat membanggakan, dan semoga menjadi motivasi dan inspirasi bagi atlet-atlet lainnya.

‘’Mereka atlet yang disiplin, tekun dan selalu berlatih keras. Prestasi yang diraih ini buah dari latihannya selama ini. Apa yang telah diraih atlet disabilitas membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang dalam menggapai mimpi dan berprestasi bagi daerah dan negara,’’ pungkasnya. tra 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses