Setelah Libur Nataru, Wisatawan Domestik Mulai Tinggalkan Bali

  • Whatsapp
PEMERIKSAAN kendaraan dan penumpang di Pos II Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Senin (3/1/2022). Foto: ist

JEMBRANA – Pelabuhan Gilimanuk mulai dibanjiri arus balik wisatawan domestik yang sebelumnya berlibur di Bali. Mereka meninggalkan Pulau Dewata untuk kembali ke daerah asalnya setelah libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru).

Pada Senin (3/1/2022), arus penumpang ke luar Bali terus mengalir berdatangan yang didominasi oleh kendaraan pribadi, bus pariwisata, dan sepeda motor.

Bacaan Lainnya

Semakin malam kendaraan terus berdatangan hingga areal Pelabuhan Gilimanuk menjadi padat merayap. Bahkan, jumlah orang dan kendaraan yang keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk sejak libur Natal awal pekan lalu mengalami peningkatan.

Berdasarkan data ASDP Cabang Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, hingga Senin (3/1/2022) sebanyak 19.710 orang penumpang yang sudah keluar Bali dengan sebanyak 914 unit kendaraan roda dua dan 3.732 unit kendaraan roda empat.

Sementara Sabtu (1/1/2022) pagi hingga Minggu (2/1/2022) pagi, tercatat ada 17.504 orang penumpang dengan 761 unit kendaraan roda dan 3.040 unit kendaraan roda empat yang meninggalkan Bali.

Manajer Operasional Pelabuhan Gilimanuk, Davin, saat dikonfirmasi, menyatakan memang beberapa pascalibur Nataru ini sempat terjadi lonjakan arus penumpang yakni pada Sabtu (1/1/2022) dan Minggu (2/1/2022).

Namun lonjakan penumpang tersebut, tidak mengakibatkan kemacetan alias lancar. “Saat ini sudah mulai sepi. Tapi waktu hari Sabtu dan Minggu lumayan padat,” ujarnya, Senin (3/1/2022).

Baca juga :  Ini Hasil Tes Swab 11 Orang Kontak Erat Omicron Surabaya yang Riwayat Wisata ke Bali

Lebih lanjut Davin mengatakan, pada Nataru tahun 2021, jumlah penumpang yang menyeberang ke Bali paling sedikit 12.000 orang per hari.

Namun saat Nataru 2022 jumlahnya menurun, hanya rata-rata 10.000-11.000 orang per hari. “Nataru sekarang ada penurunan penumpang sekitar 18,9 persen,” pungkasnya. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.