Semakin Dimantapkan, Persiapan KONI Badung Hadapi Porprov Gotong Royong Bali 2022

KETUA Umum KONI Badung Made Nariana. foto: ist

MANGUPURA – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Gotong Royong Bali 2022 tinggal tujuh bulan lagi. Yakni dilaksanakan November 2022.

Bagaimana persiapan KONI Badung selaku juara bertahan 8 kali, Ketua Umum KONI Badung Made Nariana membeberkan bahwa sudah disusun langkah-langkah tertentu, sehingga atlet Badung siap tarung.

Bacaan Lainnya

Dalam wawancara pers Kamis (7/4/2022), Nariana menjelaskan bulan April ini, seluruh Cabang Olahraga yang akan ikut Porprov diharuskan sudah membentuk tim bayangan. Sementara, tim definitif diharapkan sudah ada akhir Mei 2022.

Namun di balik itu, KONI Badung masih menunggu aturan teknis dari KONI Bali. Sebab dalam aturan teknis akan ditentukan kuota/jumlah ofisial, pelatih dan atlet dari masing-masing cabor. Setelah itu dilakukan tes kebugaran pertama kepada para atlet.

Ia menjelaskan bulan April ini juga akan dilakukan penyegaran para pelatih. Tidak kurang dari 100 pelatih akan diberikan penyegaran pakar olahraga dari Kampus Undiksa Singaraja. Tes kebugaran juga dilakukan ilmuwan olahraga dari Undiksa tersebut.

Jika dana pembinaan dapat diturunkan akhir bulan ini, selanjutan tim monitoring dan evaluasi (monev) yang dibagi menjadi tiga team juga ikut turun. Tim monev tersebut dipimpin Wayan Tirta, Wakil Ketua Widia Astika dan Sekretaris Made Sutama. Tiga tim akan melakukan monev terhadap 42 cabor yang ikut serta dalam Porprov Bali.

Baca juga :  Lawan Covid-19, Wartawan yang Tergabung ''PSSI Pers'' Sumbang 1.000 Masker

Nariana menjelaskan, pola kerja yang terukur tersebut dimaksudkan memberikan semangat kebersamaan dan kekompakan pasukan Badung di bidang olahraga. Apalagi target akhirnya adalah menjadi juara umum ke-9 kalinya dalam Porprov yang dilakukan serentak di 9 kabupaten/kota se- Bali.

Guna menjaga kekompakan atlet Badung, KONI kabupaten keris itu juga akan memberikan motivasi khusus kepada atletnya. Lewat motivasi tersebut atlet dapat menjaga kebersamaan, kekompakan sebagai pejuang sejati membeloa Badung.

Fanatisme terhadap Badung perlu dibangun, sehingga mereka berjuang tanpa mengenal lelah di arena pertandingan. “Mentalitas atlet juga dibangun melalui acara sekala dan niskala,” kata Nariana yang juga mantan Ketua Umum KONI Bali itu.

Di bagian lain, Nariana mengatakan, Badung akan mengikuti semua cabor yang dipertandingkan. Sekalipun dana terbatas, perhatian dan mentalitas atlet akan terus dibangun sesuai kondisi yang ada.

Dalam sejumlah tatap muka dengan pembina dan atlet, mereka ternyata memahami bahwa dalam kondisi covid-19 yang belum berakhir ini, atlet tetap semangat berlatih.

Menurut Nariana, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta selalu mengingatkan di depan pasukan olahraganya dengan jargon: “ Kita datang untuk Menang”. Oleh karena itu di setiap kesempatan selalu diucapkan : “Badung Mantap Jiwa…. Juara! (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.