KARANGASEM – Mendekati batas waktu pengerjaan proyek tribun Stadion Amlapura, kontraktor didesak menambah sif dan tenaga kerja agar pembangunan bisa selesai tepat waktu. Seruan itu diutarakan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Karangasem, I Wayan Sutrisna, Minggu (20/11/2022).
“Kami sudah sarankan menambah tenaga kerja dan menambah sif pekerjaan, atau menambah jam lembur, untuk mengejar target pengerjaan agar bisa selesai tepat waktu,” seru Sutrisna.
Berdasarkan pantauan di lokasi proyek pembangunan, terlihat para pekerja sedang memasang bagian dinding ruangan di bawah tribun. Selain itu, sebagian pekerja juga terlihat ada yang mengerjakan bagian tempat duduk stadion. “Ini masih masang temboknya, kalau proses ini cepat, yang cukup memakan waktu itu finishing,” kata salah seorang pekerja.
Terkait kualitas pekerjaan proyek yang menelan anggaran hingga Rp16 miliar itu, Sutrisna bersama tim teknis melihat dan menguji langsung ke lokasi perusahaan yang ada di Surabaya. Tujuannya untuk memastikan kualitas bahan seperti ketebalan besi yang digunakan hingga proses pembetonan.
“Setiap saat diuji, bahkan pengujian betonnya juga dilaksanakan di wilayah Ubung. Semua tim bekerja maksimal, cuma sekarang bagaimana mengejar ketertinggalan saja, sehingga harapan kami target bisa terpenuhi,” lugas Sutrisna.
Untuk diketahui, proyek pengerjaan tribun Stadion Amlapura dilaksanakan selama 170 hari kalender, mulai 27 Juni lalu. Hingga saat ini waktu pengerjaan hanya tersisa tinggal beberapa minggu.
Jika kontraktor tidak menambah tenaga kerja dan sif malam, pengerjaan proyek berpotensi molor. Seandainya itu terjadi, pihak kontraktor akan dikenakan penalti dengan hitungan 1/1.000 nilai kontrak atau sekitar Rp14 juta per hari. nad
























