Sekolah sebagai Benteng Wawasan Kebangsaan dan Pembentuk Karakter

SOSIALISASI Wawasan Kebangsaan dan Pembentukan Karakter Bangsa bagi siswa/siswi SMP di Kota Denpasar yang digelar Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Denpasar di SMPN 4 Denpasar, Rabu (30/7/2025). Foto: ist
SOSIALISASI Wawasan Kebangsaan dan Pembentukan Karakter Bangsa bagi siswa/siswi SMP di Kota Denpasar yang digelar Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Denpasar di SMPN 4 Denpasar, Rabu (30/7/2025). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Di tengah arus globalisasi dan disrupsi informasi yang kian masif, peran sekolah sebagai pilar utama pembentukan wawasan kebangsaan dan karakter generasi muda menjadi semakin krusial. Sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ​identitas kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

‘’Sekolah harus menjadi benteng pertahanan dalam menjaga dan menumbuhkan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda,’’ ungkap Plt. Kabid Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, Kadek Sapta Budiarta, SIP., MAP., saat membuka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pembentukan Karakter Bangsa bagi siswa/siswi SMP di Kota Denpasar yang digelar Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Denpasar di SMPN 4 dan SMP PGRI 3 Denpasar, Rabu (30/7/2025).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para pelajar menengah pertama, agar memiliki semangat nasionalisme yang kuat menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan, pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

‘’Generasi muda harus memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara yang kuat, serta mampu menjaga keutuhan NKRI dari segala bentuk ancaman, baik internal maupun eksternal,” ujarnya.

Sapta Budiarta mengatakan, kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat yang mendorong penguatan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar. “Dengan pemahaman yang baik tentang wawasan kebangsaan, para pelajar diharapkan memiliki daya tahan mental dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan globalisasi dan ideologi asing,” kata Sapta Budiarta.

Ketua PFK Kota Denpasar, I Made Arka, menambahkan, untuk menangkal terjadinya degradasi moral anak bangsa ini, diperlukan adanya pemahaman dari generasi muda tentang wawasan kebangsaan. Oleh karena itu perlu adanya pemberian pemahaman wawasan kebangsaan pada generasi muda.

Menurut Made Arka, dengan semakin kuat dan kokohnya pemahaman tentang wawasan kebangsaan diyakini dapat menjadi benteng kokoh dari pengaruh pengaruh negatif. Pengaruh negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi dan informasi tersebut. Serta generasi muda yang memiliki sikap mental dan fisik yang berani bersaing dan berkompetisi secara sportif.

Karenanya ia menekankan pentingnya pendidikan karakter di sekolah yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila. Tidak hanya membekali para siswa dengan materi teori, kegiatan ini juga mengajak mereka untuk lebih berperan aktif dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Made Arka juga mengingatkan, mereka adalah penerus bangsa yang harus siap menjaga dan mempertahankan keutuhan negara. “Kalian adalah benteng masa depan Indonesia. Jadilah generasi yang cinta Tanah Air dan mampu menjaga kedaulatan bangsa,” tegasnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan pelajar di Kota Denpasar dapat semakin memahami pentingnya wawasan kebangsaan dan berperan aktif dalam pembangunan negara. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses