Satgas Covid-19 Kelurahan Sumerta Bantu Sembako 18 Keluarga yang Melaksanakan Karantina Mandiri

PENYERAHAN bantuan sembako kepada warga di Kelurahan Semerta yang menjalani karantina mandiri. foto: ist

DENPASAR – Untuk meringankan beban masyarakat dalam masa pademi covid 19, Satgas Covid Kelurahan Sumerta bersinergi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar membantu 18 kepala keluarga (KK) di wilayahnya yang melaksanakan karantina mandiri di rumah, Jumat (24/7/2020). Bantuan sosial ini berupa sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) dan susu.

Lurah Sumerta, Eka Apriana mengatakan bantuan ini merupakan salah satu strategi perlindungan sosial dan ekonomi yang dirancang oleh Pemkot Denpasar dan direalisasikan ke tingkat Desa maupun Kelurahan, guna memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah pasca salah satu anggota keluarganya terpapar Covid-19.

Read More

Masyarakat yang berstatus OTG di Kelurahan Sumerta secara otomatis tidak dapat keluar rumah lantaran melaksanakan isolasi mandiri yang diawasi oleh Satgas Covid-19 Kelurahan Sumerta. Karenanya, Kelurahan Sumerta menyadari akan kebutuhan pangan masyarakat yang harus terpenuhi selama melaksanakan isolasi mandiri.

“Hal ini sebagai implementasi penerapan strategi perlindungan sosial dan ekonomi serta lumbung pangan guna memastikan ketersedian pangan dan kebutuhan pokok bagi warga kami terdampak Covid-19,” ujar Eka saat ditemui Sabtu (25/7/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, penyerahan bantuan sembako yang terdiri atas 5kg Beras, Minyak Goreng, Mie Instan, Telur dan Susu yang diantarkan langsung oleh Satgas Banjar/lingkungan didampingi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kelurahhan Sumerta kepada perwakilan keluarga.

Dengan bantuan ini diharapkan meringankan beban keluarga dan  dapat menciptakan keseimbangan sosial dan ekonomi di masyarakat selama penananganan Covid-19 ini.

Sementara Jubir Gugus Tugas PenangulanganCovid 19 Denpasar, Dewa Gede Rai mengatakan pemberian bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid 19 terutama warga yang berstatus OTG sebagai upaya untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.