Rutan Bangli Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu ke Sel

ILUSTRASI. PETUGAS Rutan ) Kelas IIB Bangli berhasil menggagalkan pengiriman dua paket sabu-sabu ke dalam Rutan, masing-masing seberat 3,16 gram bruto dan 0,59 gram bruto melalui ojek online (ojol) dari Denpasar, Sabtu (22/4/2023). Foto: ist
ILUSTRASI. PETUGAS Rutan ) Kelas IIB Bangli berhasil menggagalkan pengiriman dua paket sabu-sabu ke dalam Rutan, masing-masing seberat 3,16 gram bruto dan 0,59 gram bruto melalui ojek online (ojol) dari Denpasar, Sabtu (22/4/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Berbagai cara dilakukan untuk bisa lolos mengirim narkoba, termasuk ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangli. Petugas Rutan berhasil menggagalkan pengiriman dua paket sabu-sabu ke dalam Rutan, masing-masing seberat 3,16 gram bruto dan 0,59 gram bruto melalui ojek online (ojol) dari Denpasar, Sabtu (22/4/2023).

Kepala Rutan Kelas IIB Bangli, I Wayan Agus Miarda, Minggu (22/4/2023) mengatakan, terkait Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah, Rutan Bangli memberi waktu kunjungan khusus untuk warga binaan pemasyarakatan, baik napi maupun tahanan, khusus yang beragama Islam.  Kunjungan khusus diberikan selama dua hari, Sabtu (22/4/2023) dan Minggu (23/4/2023). Sisanya, selama libur cuti bersama hanya boleh titip barang.

Read More

“Saat kunjungan itu, ada seorang ojol dengan jaket terbalik datang membawa paket berbentuk kardus cokelat. Dia tiba sekitar pukul 14.20, sesaat sebelum layanan waktu kunjungan tutup,” jelasnya.

Saat ditanyakan petugas, ojol yang bernama Dede Permadi asal Medan ini mengaku mengirim paket dari pemesan sesuai aplikasi bernama Antonio dari Sanur. Paket ditujukan kepada salah satu napi narkoba atas nama Jihan. Petugas Rutan kemudian membongkar isi kardus. Di dalamnya terdapat dua kotak kue kering, satu peci hitam, satu sarung lengkap dengan kotaknya.

“Dua paket yang diduga narkoba itu disimpan di dalam kotak sarung,” jelas Karutan.

Menindaklanjuti temuan itu, petugas Rutan lalu menyerahkan ke Satresnarkoba Polres Bangli. Napi yang diduga sebagai pemilik barang juga dilakukan klarifikasi. Hanya, karena nama Jihan sebagai napi narkoba di Rutan Bangli ada dua orang, keduanya kompak mengaku tidak tahu dengan paket kiriman itu. Pula berkata tidak kenal dengan pengirim maupun tukang ojolnya.

“Untuk penanganan lebih lanjut kami serahkan ke Polres Bangli. Apakah barang itu benar narkoba atau bukan, kasus ini masih ditangani Polres Bangli lebih lanjut,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.