Pinjam uang, Pedagang Lalapan Dikirimi Ganja, Polres Karangasem Ringkus Enam Penyalahguna Narkoba

KAPOLRES Karangasem, AKBP Ricko AA Taruna, saat rilis pengungkapan penyalahgunaan narkoba di wilayah Karangasem. Foto: nad
KAPOLRES Karangasem, AKBP Ricko AA Taruna, saat rilis pengungkapan penyalahgunaan narkoba di wilayah Karangasem. Foto: nad

POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Dalam dua bulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba Polres Karangasem meringkus enam tersangka penyalahguna narkoba di empat lokasi berbeda di wilayah Karangasem. Dua tersangka diringkus di Kecamatan Karangasem, dua tersangka di Kecamatan Sidemen dengan satu di antaranya ternyata residivis kasus serupa. Kemudian satu tersangka di Kecamatan Bebandem, dan satu tersangka lagi di wilayah Kecamatan Kubu. 

“Ini pengungkapan selama dua bulan dari bulan Februari sampai April. Dari empat TKP, tiga TKP dengan barang bukti sabu-sabu dan 1 TKP di Kubu barang buktinya ganja. Total barang bukti sabu-sabu yang disita sebanyak 6,33 gram dan ganja 7,49 gram,” beber Kapolres Karangasem, AKBP Ricko AA Taruna, akhir pekan lalu. 

Read More

Terkait pengungkapan sejumlah kasus tersebut, Ricko berharap masyarakat Karangasem menghindari narkoba jenis apa pun, karena dapat merusak kehidupan. Dia menegaskan komitmen tidak akan berhenti melakukan pengungkapan, baik itu pemakai maupun pengedar narkotika.

“Dengan adanya kasus ini bukan berarti Karangasem darurat narkoba, sejauh ini barang bukti yang ditemukan dari para tersangka tergolong sedikit. Kebanyakan mereka memperoleh atau membawa barang dari wilayah Denpasar, tapi kami akan terus melakukan pengungkapan, baik pengguna maupun pengedar,” jaminnya. 

Dalam rilis tersebut juga terungkap, satu tersangka bernama Ical dengan TKP di wilayah Kecamatan Kubu, mengaku mendapat ganja dari rekannya di luar Bali  dengan cara diselipkan dalam pakaian yang dikirim melalui ekspedisi. Tersangka merupakan pedagang lalapan, kemungkinan karena kesulitan ekonomi dia menghubungi temannya di Jawa untuk meminjam uang. Namun, temannya ini tidak punya uang, lalu menawarkan ganja.

“Sebab memang dulu saat tinggal di Jawa, tersangka ini juga pernah memakai ganja. Kemudian ganja dikirim temannya melalui paket, diselipkan dalam kantong celana yang dikirim,” imbuh Kasat Reserse Narkoba, AKP Ketut Wiwin Wirahadi, yang mendampingi saat rilis media tersebut. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.