POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Kecamatan Payangan merupakan wilayah paling utara Kabupaten Gianyar. Letaknya cukup jauh dari kota kabupaten. Keberadaan RS Payangan sangat membantu warga Payangan dan kecamatan yang ada di sekitarnya.
Begitu juga dengan keberadaan Posko Damkar di Puspem Payangan juga sangat berarti. Dengan adanya Posko Damkar di Payangan, jika ada musibah kebakaran di wilayah Payangan dan sekitarnya, akan cepat bisa diatasi.
Anggota DPRD Gianyar dari Dapil Payangan, I Nyoman Kandel, Selasa (2/4/2024), mengatakan, keberadaan RS Payangan dan Posko Damkar, sangat berarti bagi warga Payangan.
Keberadaan rumah sakit di Payangan sangat meringankan warganya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama yang rawat inap. ‘’Keberadaan Posko Damkar juga sangat berarti. Karena kalau ada musibah kebakaran akan dengan cepat bisa diatasi,’’ ujarnya.
Kandel sangat mengapresiasi apa yang dilakukan mantan Bupati Gianyar, Made Mahayastra, yang memfasilitasi sehingga Payangan memiliki rumah sakit dan Posko Damkar.
Selanjutnya, sesuai dengan aspirasi dari warga, agar di Payangan juga dibangun Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Karena Payangan yang terletak di dataran tinggi akan rawan terjadi bencana tanah longsor dan pohon tumbang di musim hujan. ‘’Beberapa perwakilan warga mendatangi saya, agar memperjuangkan adanya Posko BPBD di Puspem Payangan,’’ jelasnya.
Legislator asal Banjar, Satung, Desa Buahan, Payangan ini mengungkapkan, keberadaan Posko BPBD di Puspem Payangan sangat penting. Sebab, jarak dari Kota Gianyar ke Payangan cukup jauh, belum lagi macet di jalan. Kalau ada musibah tanah longsor atau pohon tumbang, harus menunggu cukup lama.
Dengan adanya Posko BPBD di Payangan, jika ada musibah longsor dan pohon tumbang di wilayah Payangan dan sekitarnya, akan cepat bisa diatasi. ‘’Saya rasa keberadaan Posko BPBD di Payangan sangat penting. Karena akan mempermudah penanganan kalau ada musibah. Jika ada mudibah, warga tidak menunggu lama bantuan penanganan dari BPBD,’’ tegasnya.
Selain itu, Kandel juga mengharapkan agar petugas pembersihan jalan juga ada di masing-masing kecamatan. Dengan demikian kebersihan di semua wilayah tetap terjaga.
‘’Kalau petugas pembersihan dari PUPR itu hanya ada di satu wilayah saja, dan melakukan pembersihan secara bergilir, maka ada wilayah yang bersih dan ada juga yang tak bersih,’’ ungkapnya. ‘’Saya juga harapkan warga ikut menjaga kebersihan wilayahnya, paling tidak ikut membersihkan telajakan yang ada di depan rumahnya,’’ pungkasnya. adi
























