Rapatkan Barisan, PMI Gianyar Siaga Bencana 2026

MUSYAWARAH Kerja Kabupaten (Mukerkab) 2026 yang digelar di kantor Bupati Gianyar, Rabu (14/1/2026). Foto: ist
MUSYAWARAH Kerja Kabupaten (Mukerkab) 2026 yang digelar di kantor Bupati Gianyar, Rabu (14/1/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar memantapkan peran sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan. Melalui Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) Tahun 2026 di kantor Bupati Gianyar, Rabu (14/1/2026), PMI Gianyar memantapkan langkah dengan fokus memperkuat kesiapsiagaan bencana dan layanan sosial.

Mukerkab menjadi forum evaluasi program kerja 2025 sekaligus penetapan rencana strategis PMI Gianyar tahun 2026. Kegiatan ini dibuka Asisten I Setda Gianyar, I Ketut Mudana. Mukerkab dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Putu Pebriantara, selaku Dewan Kehormatan PMI Gianyar, Forkopimda Gianyar, pengurus PMI Provinsi Bali, jajaran pengurus PMI Gianyar, OPD terkait, serta para relawan.

Bacaan Lainnya

Ketua PMI Gianyar, Ni Made Ratnadi, menegaskan, Mukerkab merupakan bentuk pertanggungjawaban organisasi, sekaligus forum strategis untuk menetapkan arah kebijakan kepalangmerahan ke depan. “Selama tahun 2025, PMI Gianyar berjalan cukup baik. Markas PMI siaga 24 jam dan rutin melakukan kesiapsiagaan serta penanggulangan bencana,” ujarnya.

PMI Gianyar, ungkapnya, aktif menangani berbagai kejadian darurat, mulai dari evakuasi korban kecelakaan lalu lintas, tenggelam, kebakaran, tanah longsor, hingga layanan antar-jemput pasien darurat. Selain itu, PMI juga memberi layanan pertolongan pertama dan ambulans, safari kesehatan, serta pendidikan dan pelatihan bagi relawan dan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah.

“PMI Gianyar terus mengembangkan donor darah sukarela melalui Unit Donor Darah (UDD) guna menjaga ketersediaan stok darah,” sebutnya dalam acara yang juga diisi penyerahan penghargaan kepada pendonor darah sukarela.

Perwakilan PMI Provinsi Bali, Agus Bambang Priyanto, menegaskan, Mukerkab merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan sesuai AD/ART PMI. Mukerkab diharap mampu melahirkan program kerja yang disusun berdasarkan skala prioritas dan siap diimplementasikan pada 2026. PMI Provinsi Bali juga mendorong penguatan sinergi program antara PMI Gianyar dan PMI Provinsi Bali, termasuk penguatan UDD serta perluasan jejaring kemitraan. PMI Gianyar pula diharap siap menjadi tuan rumah Kemah Bakti Relawan PMI Bali tahun ini.

Menurut I Ketut Mudana, manfaat kehadiran PMI dirasakan langsung masyarakat. Pemkab Gianyar berkomitmen terus mendukung PMI sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi warga yang membutuhkan. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses