Rancangan Anggaran Pilkada Buleleng Mulai Digarap

  • Whatsapp
KETUA KPU Buleleng, Komang Dudhi Udayana. Foto: rik
KETUA KPU Buleleng, Komang Dudhi Udayana. Foto: rik

BULELENG – Pilkada Buleleng 2024, sebagai bagian dari Pilkada Serentak 2024, memang terlihat masih jauh. Namun, KPU Buleleng sudah mulai mengambil ancang-ancang persiapan dini untuk melangsungkan hajatan politik tersebut. Salah satunya dengan menyusun rancangan anggaran awal untuk sementara.

Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udayana, mengatakan, untuk tingkat kabupaten pihaknya fokus untuk ranah Pilkada Buleleng, meski ada pula hajatan politik lain pada tahun 2024 tersebut. Dudhi mengaku sudah merancang anggaran dalam menggelar Pilkada Buleleng. “Kalau kabupatenkan anggaran untuk Pilkada saja. Kalau Pilgub itu di provinsi, Pemilu ranah di KPU RI,” jelasnya, Rabu (7/4/2021).

Bacaan Lainnya

Untuk estimasi biaya, dia menyebut di kisaran Rp56 miliar. Hanya saja Dudhi enggan merinci teknis anggaran itu, karena besaran itu masih angka kisaran sementara atau ancang-ancang yang dipasang. Tentu dengan melihat kondisi pandemi saat ini, dengan berkaca pada Pilkada Serentak 2020 lalu di Bali.

Nantinya, menurut Dudhi, angka final anggaran yang diperlukan untuk Pilkada Buleleng diketahui ketika pengajuan permohonan hibah ke Pemkab Buleleng melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Tahapannya dilakukan sekitar pertengahan tahun 2022 nanti. Diperkirakan pertengahan tahun 2023 sudah ada keputusan final terkait dana hibah yang disetujui.

Baca juga :  Selamatkan Pantai dari Abrasi, DLH Gianyar Gencarkan Tanam Seribu Pohon

“Ancang-ancang sudah membuat rancangan anggaran sekitar Rp56 miliar, tapi itu masih kurang lebih, belum final. Nanti kan dibhas DPRD dan pemerintah dulu, berapa nanti disetujui,” jelas Dudhi.

Untuk diketahui, untuk di Kabupaten Buleleng sejatinya Pilkada akan berlangsung pada tahun 2022. Hanya, sesuai peraturan yang ada, Pilkada Buleleng diundur ke November 2024 untuk dijalankan secara serentak di seluruh Indonesia.

Dudhi menegaskan, semua tahapan proses pesta demokrasi secara serentak ini masih dalam tahap pembahasan di KPU RI. Sementara ini baru tahap simulasi untuk perencanaan hingga penganggaran. Tahapan untuk di tingkat kabupaten diperkirakan baru akan dimulai sekitar Juli tahun 2022.

“Kami masih akan koordinasi ke KPU Provinsi, kebetulan besok saya akan ikuti rapat di Provinsi. Sebelumnya dari KPU Provinsi sudah ikuti rapat dengan RI, mungkin hasil rapat itu akan disampaikan ke KPU kabupaten dan kota untuk teknis selanjutnya,” pungkas Dudhi Udayana. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.