TABANAN – Setelah tarung derajat, taekwondo dan pencak silat, kontingen Badung juga tampil sebagai juara umum cabor panjat tebing yang mengakhiri seluruh pertandingannya di lintasan panjat tebing, lapangan Alit Saputra, Tabanan, Rabu (23/11/2022).
Dari tiga medali emas yang diperebutkan pada hari terakhir petandingan, Badung berhasil menambah satu medali emas melalui Julianto Prastyawan di nomor lead perorangan putra. Di final Julianto mengalahkan rekan satu timnya sekaligus seniornya Ponti Hardiyanto yang harus puas dengan perak. Sementara perunggu disabet Alga Upaksama Nala Papkahan dari Denpasar.
Selain emas dan perak di nomor lead perorangan putra, Badung juga menambah dua perak di nomor speed klasik tim putra dan putri. Total Badung mengoleksi 8 medali emas, 9 perak dan 3 perunggu untuk memantapkan posisinya sebagai juara umum (lihat perolehan medali terakhir panjat tebih di bawah, – red).
Jembrana yang sejak awal bersaing ketat dengan Badung dalam perburuan medali emas bahkan berpeluang menggeser Badung, akhirnya harus puas berada diurutan kedua karena dihari terakhir tidak kebagian medali. Total Jembrana berhasil meraih 5 medali emas, 6 perak dan 4 perunggu.
Sementara Buleleng dihari terakhir mendapat 2 keping emas, mantap di posisi ketiga, setelah menyapu bersih nomor speed klasik tim putra dan putri. Dengan demikian, total medali tim panjat tebing Gumi den Bukit sebanyak 5 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Dua medali emas terakhir Buleleng disumbangkan dari speed klasik tim putri melalui trio Kadek Adi Asih, Ni Made Mayila Ardani Putri, Kadek Nita menyumbang emas setelah mengalahkan tim Badung (Ida Ayu Ari Widyastuti, Ni Made Rai Anggreni, Ni Kadek Linda Aristiana Wandari) yang harus puas kebagian perak. Sedangkan perunggu diraih Denpasar melalui Ara Dio Vassa Prasetya, Anak Agung Nia Listiari, Kadek Yunisa Amella Putri.
Kemudian di nomor Speed Klasik tim putra, Buleleng merebut emas melalui trio Kadek Enggi Merta Darsana, Putu Arya Darma Putra, Ida Bagus Kade Putra Pradika. Tim Badung melalui I Made Widya Parta, Gede Riasa dan I Wayan Aristyawan harus puas dengan kalungan perak. Sementara Tim Gianyar harus puas dengan perak melalui trio Wisnu Wahyu Golden, I Made Yopi Mardika Yasa dan I Nyoman Wahyu Sudyatmika.
Denpasar berada di urutan keempat dengan raihan 3 medali emas, 1 perak dan 10 perunggu. Klungkung yang sempat berjaya dalam cabor panjat tebing Porprov, mengalami penurunan prestasi, karena kali ini harus pulang dengan 2 perak dan 2 perunggu.
Usai UPP dan pengalungan medali, selanjutnya seluruh rangkaian pertandingan cabor panjat tebing yang memperebutkan 21 keping medali emas pada Porprov Bali XV, ditutup Ketua Umum KONI Bali. IGN. Oka Darmawan.
Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali Putu Yudiatmika mengaku sangat bersyukur karena pertandingan cabor panjat tebing Porprov Bali XV/2022 berjalan lancar sesuai agenda. Sebelumnya, dirinya sempat was-was karena pertandingan berlangsung pada musim hujan dengan venue terbuka. yes
Perolehan Medali Panjat Tebing Porprov Bali XV
(Emas-Perak-Perunggu
1.Badung 8 9 3
2.Jembrana 5 6 4
3.Buleleng 5 2 1
4.Denpasar 3 1 10
5.Klungkung 0 2 2
6.Gianyar 0 1 1
7.Karangasem 0 0 0
























