TABANAN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, menghadiri kegiatan sosial ”Tabanan Bersatu dan Peduli Menuju Tabanan Era Baru” yang diselenggarakan Forum Pembauran Kebangsaan dan Forum Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tabanan, Kamis (20/5/2021).
Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan. Hadir pula Ketua Forum Pembauran Kabupaten Tabanan, Putu Yuni Widyadnyani, beserta pengurus dan jajaran, para pendonor, dan beberapa masyarakat penerima paket sembako.
Ketua Panitia, Marthinus Parera, mengatakan, kegiatan sosial tersebut adalah awal dari rencana kegiatan sosial yang bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Tabanan dan Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Tabanan. ‘’Kegiatan sosial ini kami lakukan sepanjang tahun, dari hari ini sampai dengan puncaknya pada 22 Desember 2021, bertepatan dengan Hari Ibu,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan kali ini dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, serta hari-hari besar nasional dan bersejarah lainnya. Diawali dengan doa bersama di Rumah Jabatan Bupati Tabanan, kemudian donor darah, pembagian paket sembako, dan bersih-bersih objek wisata.
Sementara Rai Wahyuni pun mengapresiasi terbentuknya forum-forum seperti ini, yang bergerak di bidang sosial. Menurutnya, ini merupakan forum yang merekatkan rasa toleransi bersama. Toleransi dan kerukunan adalah salah satu modal pembangunan. Acara sosial seperti ini, lanjutnya, sangat tepat dilakukan, dan TP PKK Kabupaten Tabanan sangat siap bersinergi dalam kegiatan ini.
Dia juga berharap ada lagi forum-forum yang peduli dan turut serta berpartisipasi mengisi pembangunan di Kabupaten Tabanan, menuju Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani (AUM). Juga selalu berpartisipasi bersama-sama menyukseskan pembangunan di Kabupaten Tabanan.
Diingatkan pula, jika dalam setiap pelaksanaan kegiatan tetap menjaga protokol kesehatan, karena pandemi Covid-19 ini belum berakhir. ‘’Jangan sampai dalam pelaksanaan kegiatan dengan tujuan mulia ini kita jadi sakit. Tetap lakukan dan perketat penerapan protokol kesehatan,” tandas Rai Wahyuni. gap
























