Pondasi Digerus Air Hujan, Bengkel Amblas, Empat Motor Ikut Tergerus

  • Whatsapp
BENGKEL milik I Ketut Subrata di Kawasan Dusun Peladung, Kelurahan Padang Kerta, Karangasem, amblas akibat pondasi bangunan dirongrong aliran air hujan, Kamis (21/1/2021). Foto: nad
BENGKEL milik I Ketut Subrata di Kawasan Dusun Peladung, Kelurahan Padang Kerta, Karangasem, amblas akibat pondasi bangunan dirongrong aliran air hujan, Kamis (21/1/2021). Foto: nad

KARANGASEM – Satu bangunan bengkel milik I Ketut Subrata di Kawasan Dusun Peladung, Kelurahan Padang Kerta, Karangasem amblas akibat pondasi bangunan dirongrong aliran air hujan, Kamis (21/1/2021).

Bangunan berukuran 15×7 meter tersebut beratap asbes dengan rangka kayu dan besi berada di ketinggian 27 meter dari pinggiran sungai persis di sebelah lahan Subrata. Empat motor ikut di bengkel ikut tergerus, dan nyangkut di tebing sungai.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Ni Putu Adi Susanti, istri Subrata, bangunan bengkel itu berumur lebih dari 23 tahun. Namun, baru kali ini mengalami kerusakan. Karena letak lahan mereka berdampingan dengan aliran sungai, pondasi bangunan jadi labil karena belakangan sering hujan deras.

“Dua hari lalu saya sempat cek dengan suami bersama pihak subak dan bendesa untuk menanggulangi kondisi tersebut. Tapi karena alam berkehendak, apa boleh buat tadi sekitar jam 10.00 pagi saya ditelepon, dikabarkan terjadi longsor ini,” tuturnya lesu.

Akibat musibah ini, dia mendaku mengalami kerugian material mencapai ratusan juta. Sebab, selain bangunan permanen yang longsor, di dalam bengkel terdapat empat unit sepeda motor, yakni Yamaha RX King, Honda Scoopy, Honda Vario, dan Jupiter MX. Ada pula mesin cuci dan sejumlah barang lainnya.

Baca juga :  Dispar Lobar Gaungkan Hashtag #AyoKembaliKeSenggigi

Dari empat sepeda motor tersebut, ada milik dia pribadi, ada juga milik karyawan. Yang masih bisa disyukuri, musibah terjadi ketika tidak ada aktivitas di bengkel. “Semoga ada pihak dinas terkait membantu upaya pembersihan di sini. Di samping itu kami akan upayakan alat berat dalam pembersihannya,” ujar Susanti menandaskan. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.