Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Sekelompok Massa “Tolak Omnibus Law” di Depan Gedung DPRD Bali

  • Whatsapp
KELOMPOK massa ditembaki gas air mata saat melakukan demo di Depan Gedung DPRD Bali, Kamis (8/10/2020). foto: antaranews

DENPASAR – Aparat kepolisia ali menembakkan gas air mata ke arah sekelompok massa yang menggunakan pakaian hitam dengan membawa spanduk bertuliskan “tolak omnibus law” di depan Gedung DPRD Provinsi Bali, Jalan Dr Kusuma Atmaja, Denpasar, Kamis (8/10/2020).

Dilansir dari antaranews, sekelompok massa diperkirakan berusia 20-30 tahun mendatangi Gedung DPRD Bali, sambil menyorakkan tolak Omnibus Law. Sekelompok massa tersebut awalnya berkumpul di titik depan kampus Universitas Udayana, Jalan PB Sudirman sekitar pukul 14.30 wita dan mulai berangkat menuju kantor DPRD Bali, tiba pukul 15.30 wita.

Bacaan Lainnya

Sekitar pukul 15.15 wita, sekelompok massa tersebut melemparkan botol minuman ke arah mobil polisi yang lewat di tengah-tengah massa tersebut. Tidak berselang lama, polisi melemparkan gas air mata sekitar 10 kali tembakan. Massa kemudian menjauh dari tembakan tersebut dan beberapa media juga menghindar dari gas air mata tersebut.

Hingga pukul 15.58 wita, massa yang berjumlah ratusan tersebut belum membubarkan diri dari depan Gedung DPRD Bali. Ratusan massa tersebut meminta perwakilan DPRD untuk keluar menjumpai mereka.

Sekelompok massa tersebut melemparkan botol minuman ke dalam Gedung DPRD dan memasang spanduk bertuliskan “omnibus lebih mematikan daripada virus” dan “omnibus is virus”. yes

Baca juga :  Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah 40 Orang, Persebaran OTG Didominasi Keluarga

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.