Polisi Dalami Peran Ekaterina, Imigrasi Evaluasi Internal

  • Whatsapp
TERSANGKA Ekaterina Trubkina (kiri) dan Andrew Ayer. foto: ist

MANGUPURA – Keterlibatan Ekaterina Trubkina (34) dalam kaburnya Andrei Kovalenka alias Andrew Ayer (33) didalami pihak kepolisian. Wanita tersebut diduga ikut aktif atas kaburnya Andrew Ayer yang merupakan kekasihnya. Pihak kepolisian masih akan melakukan interogasi dan pemeriksan setelah didampingi pengacara.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro, menerangkan, peran Ekaterina Trubkina atas kaburnya Andrew Ayer adalah menyiapkan dan merencanakan proses kabur yang bersangkutan saat diperiksa di Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

Bacaan Lainnya

‘’Terkait tersangka, masalah yang dilakukan oleh yang bersangkutan saat ini, mungkin ini akan terapkan pasal 221 KUHP. Namun kami akan melihat sejauh mana prosesnya, sebab dalam pasal itu menyangkut pertolongan menghindari penyelidikan dan sebagainya,’’ ujarnya Rabu (24/2/2021) di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai.

Lanjutnya, pasal itu baru sebatas analisa dari hasil penyelidikan. Hal itu masih perlu pendalaman, termasuk melihat status red notice kekasihnya. Apakah perbuatan yang bersangkutan masuk dalam kategori menyembunyian pelaku dan sebagainya.

“Jadi ini masih didalami. Kita juga harus menghormati ketentuan pidana atau pemeriksaan. Mereka harus didampingi penasehat hukum dan sebagainya untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Baca juga :  Kasus Covid-19 Naik, Bali Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Hal senada juga diungkapkan Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Eko Budianto. Kedua WNA itu baru tertangkap oleh tim Rabu dini hari dan langsung dirilis pada pagi hari.

Karena itu, kedua WNA itu akan diambil keterangannya lebih lanjut. Setelah itu diambil langkah tindaklanjut. “Jadi itu kita lihat dari profiling DPO tersebut, kalau pengalaman kasusnya seperti kemarin maka itu bisa kita titipkan ke Rutan Gianyar,”ujarnya.

Disisi lain, pihaknya juga mengaku telah melakukan pemeriksaan internal kepada petugas imigrasi kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. Terkait kemungkinan kelalaian yang dilakukan petugas saat menangani buronan interpol itu, hingga yang bersangkutan bisa kabur.

Menurutnya yang terpenting ke depannya adalah berupaya melakukan perbaikan dalam proses deteni. Pihaknya meningkatkan kerjasama dengan Polri dan TNI, dalam penguatan pelaksananan SOP penanganan Detensi di Kanwil Kumham dan Kantor Imigrasi di Bali. ‘’Jadi proses penanganan atau pengendaliannya ini berbeda. Ini perlu pembekalan terkait penanganan itu,” pungkasnya. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.