PLN UIP Nusra Bantu Dana Pembuatan Ecobrick di Desa Lembahsari

MANAGER PT PLN (Persero) UPP Nusra 1, Dedi Kurniawan (kanan) saat berbincang dengan founder Harapan Baru Lombok Indonesia, Nick Rensink. Foto: ist
MANAGER PT PLN (Persero) UPP Nusra 1, Dedi Kurniawan (kanan) saat berbincang dengan founder Harapan Baru Lombok Indonesia, Nick Rensink. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MATARAM – Pembuatan ecobrick (bahan bangunan pengganti batu bata dari daur ulang sampah plastik) oleh kelompok pemuda Bale Langgak di Desa Lembahsari, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, mendapat perhatian PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra). Melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1, mereka memberikan bantuan pendanaan untuk pembuatan ecobrick. Penyerahan bantuan dana yang merupakan salah satu program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN Peduli dilaksanakan pada Jumat (4/8/2023).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Manager PLN UPP Nusra 1, Dedi Kurniawan, kepada founder Harapan Baru Lombok Indonesia, Nick Rensink, selaku penggerak kelompok pemuda Bale Langgak. Acara itu disaksikan Kepala Desa Lembahsari, Sibawaehi; kelompok pemuda Bale Langgak, segenap insan PLN serta perangkat dan warga desa setempat.

Read More

Dedi Kurniawan mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian tinggi dari berbagai pihak. Baik komunitas maupun pihak desa, dalam mewujudkan program bantuan TJSL.

“Melalui kegiatan ini tidak hanya membangun sebuah bangunan, tapi juga tempat di mana warga Lembahsari dapat berkumpul, berbagi, dan belajar satu sama lain dalam mengembangkan ecobrick agar dapat menghasilkan nilai tambah bagi warga setempat,” ujar Dedi Kurniawan.

Founder Harapan Baru Lombok Indonesia, Nick Rensink, mengatakan, kelompok pemuda yang ia motori telah aktif membantu masyarakat Desa Lembahsari sejak bencana gempa bumi pada 2018. Mereka telah menghasilkan sejumlah prasarana bagi masyarakat, seperti perpustakan, taman bermain anak, pusat pertanian, serta pendidikan gratis untuk anak-anak setempat.

“Dengan bantuan PLN Peduli, pusat bantuan masyarakat ini akan semakin meluas, sehingga dapat membuktikan bahwa sampah dapat menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih,” ucap Nick Rensink.

Kepala Desa Lembahsari, Sibawaehi, mengingatkan para kepala dusun untuk selalu menjaga dan memanfaatkan sebaik-baiknya program yang telah dibangun. Terlebih sudah mendapat suntikan dana dari PLN. “Saya yakin pemuda yang ada di Desa Lembahsari sangat antusias dan sangat inovatif untuk kemajuan dusun dan desa,” kata Sibawaehi.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan pemuda Bale Langgak juga memeragakan proses pembuatan ecobrick. Mereka menggunakan beberapa peralatan, seperti botol air mineral bekas, sampah plastik, stick, dan gunting. Proses pembuatan satu botol ecobrick dapat memakan waktu hingga 3 jam.

“Rencananya kami akan mengajak warga untuk bersama-sama membuat ecobrick demi keberlangsungan ekonomi masyarakat. Per botol ecobrick kami akan bayar Rp6.000,” kata perwakilan kelompok pemuda Bale Langgak.

PLN Peduli merupakan aksi korporasi yang dilakukan PLN ebagai bentuk tanggung jawab terhadap pembangunan di Indonesia, khususnya dalam lingkup sosial, budaya, dan ekonomi. Sejumlah program telah digagas PLN Peduli. Pertama; program TJSL melalui community service atau kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan sosial atau kepentingan umum melalui bantuan bencana alam, bantuan peningkatan kesehatan, sarana umum, dan sebagainya.

Kedua; community empowering yaitu kegiatan bantuan untuk menunjang masyarakat agar lebih mandiri melalui bantuan alat pertanian, pelatihan, ataupun penyuluhan. Ketiga; program desa mandiri yaitu program pembangunan pembangkit listrik terutama yang berada di pelosok daerah. Terakhir; kegiatan pengembangan masyarakat melalui program kemitraan dan bina lingkungan.

Seluruh program yang terhimpun dalam PLN Peduli selalu mengedepankan pemberdayaan untuk kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen PLN untuk menjalankan program TJSL secara keberlanjutan melalui program yang dapat membangun kemandirian bagi para penerima manfaat dan tentunya selaras dengan transformasi yang dilakukan oleh PLN.

“Program TJSL bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah operasional serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah maupun masyarakatnya di wilayah operasional kami,” ujar General Manager PLN UIP Nusra Abdul Nahwan. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.